SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Wakil Bupati Datangi Rumah Warga Karangsambung yang Meninggal Usia Dirawat di RS Margono

Wakil Bupati Datangi Rumah Warga Karangsambung yang Meninggal Usia Dirawat di RS Margono


Foto : Wabup tinjau rumah Tatinah di Desa Kaligending
KARANGSAMBUNG, Kebumen24.com - Salah satu warga Kabupaten Kebumen meninggal usai mendapatkan penanganan isolasi di RS Margono Soekarjo Purwokerto. Sebelum dirujuk, pasien tersebut sempat mengalami gejala serupa dengan corona COVID-19. Namun, warga  Kecamatan Karangsambung itu diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru.

Terkait hal tersebut, Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto, bersama Kepala Dinas Kesehatan Kebumen, saat bertandang ke rumah almarhum di  Kecamatan Karangsambung, Minggu (15/3/2020) mengatakan, bahwa yang bersangkutan pulang ke Kebumen sejak dua bulan lalu. Adapun penyakit yang diderita bukanlah corona meskipun ada penanganan isolasi di RS Margono Soekarjo Purwokerto.

"Positif atau negatif masih menunggu hasil laboratorium dari Jakarta," ucapnya.

Selain itu Wabup Arif juga mengharapkan, masyarakat Kebumen untuk tetap tenang dan waspada dengan selalu menjaga kesehatan serta kebersihan. Selain itu juga membatasi aktifitas ke luar kota yang suspect ataupun tempat keramaian. Pada kesempatan itu, dirinya juga berpesan agar dalam memberikan informasi harus akurat.

"Masyarakat jangan membuat berita hoax kalau meninggal karena Corona atau Kebumen suspect corona," imbaunya.

Foto : Wabup tinjau rumah Tatinah di Desa Kaligending
Sementara itu, salah satu kerabat Dikin mengungkapkan bahwa kakaknya ini memiliki riwayat penyakit asam lambung sejak lima tahun terakhir. Juga adanya penyakit pada saluran pernafasan yang kadang ditandai sesak nafas saat asam lambungnya naik.

"Waktu pemeriksaan itu diketahui sakit paru-paru yang sudah parah," katanya.

Terkait dengan meninggalnya pasien tersebut, beredar informasi yang menyatakan bahwa telah positif mengidap Corona atau COVID-19. Informasi itu tersebar luas pada beberapa grup WhatsApp yang berisi sejumlah warga Kebumen. Namun demikian, Dinas Kesehatan menegaskan keputusan positif atau negatif corona masih menunggu hasil laboratorium dari Jakarta. (K24/IMAM)


Post a Comment

0 Comments