SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Wakil Bupati Kebumen Laporkan Akun Facebook Bernama S Sugiarto Arakani’s Ke Polisi, Begini Alasanya

Wakil Bupati Kebumen Laporkan Akun Facebook Bernama S Sugiarto Arakani’s Ke Polisi, Begini Alasanya



KEBUMEN, Kebumen24.com – Ditengah kepanikan warga dengan adanya wabah virus corona, muncul sebuah postingan di salah satu akun Facebook bernama S Sugiarto Arakani’s  yang bertuliskan, “3 menit yll pemilik toko jln Kolopaking Koh Ameng meninggal direnggut Covid 19 … Kelambatan penanganan gugus tugas penanggulangan covid 19 Kebumen.” Setelah mengunggah status tersebut, akun yang sama kembali menulis status yakni tentang lock down. “Hari ini jam 12.30 seluruh area Kebumen kota wajib lock down… Tidak ada alasan apapun harus lockdown. (DPP Patriot Nusantara)”.

Adanya postingan tersebut tentu langsung mendapatkan banyak respon dari warganet, termasuk Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang juga merupakan sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kebumen.


Menanggapi postinganan tersebut, Wabup mengaku cukup prihatin di tengah kondisi penanganan, pencegahan dan  penanggulangan Covid-19 terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia yang di dalamnya ada Kebumen masih ada masyarakat yang dengan sengaja membuat berita bohong atau hoax. Menurutnya, postingan tersebut tentu telah membuat resah dan panik warga.
 “Ini tidak bisa kami biarkan supaya penanganan Corona tidak bias. Adanya berita bohong ini membuat keresahan masyarakat. Berita bohong itu menyebar begitu dahsyat. Orang masih hidup dikatakan sudah meninggal,” ujar Arif Sugiyanto.

 

Untuk itu, Wakil Bupati secara tegas mengambil langkah, yaitu dengan melaporkanya ke Mapolres Kebumen. Setelah menyampaikan laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Arif dimintai keterangan di Unit Tipiter Satreskrim Polres Kebumen. Adapun materi yang dilaporkan sebagai berita bohong adalah tangkapan layar unggahan akun S Sugiarto Arakani’s pada status Facebook.

Kepada semua pihak Arif Sugiyanto meminta agar menjaga kebersamaan dan tidak menyalahkan satu dengan yang lain.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Mardi membenarkan telah menerima laporan pengaduan dari Wakil Bupati Kebumen. Laporan polisi Nomor: LP/B/29/III/2020/Jateng/RES KBM itu tentang menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dan dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat melalui media elektronik.
 “Kami telah menerima laporan dan akan kami akan menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan,” ujar AKP Mardi. (K24/IMAM)


Post a Comment

0 Comments