SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Wabup Arif Besuk Anak Lima Tahun Korban Penganiayaan Ibu Tiri, Begini Kondisinya

Wabup Arif Besuk Anak Lima Tahun Korban Penganiayaan Ibu Tiri, Begini Kondisinya

Foto  dari Ajudan : Saat Wabup Arif Sugiyanto di Ruang ICU Membsuk Korban


PURWOKERTO, Kebumen24.com – Adanya kasus penganiayaan yang dilakukan seorang ibu tiri terhadap anaknya yang terjadi di Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, pada Rabu 4 Maret 2020 kemarin, membuat keprihatinan dari berbagai pihak. Salah satunya yaitu Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto yang dalam hal ini langsung bertindak secara cepat dengan datang membesuk korban yang tengah di rawat di ruang ICU Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto.

Kedatangan Wabup Arif, pada Sabtu 7 Maret 2020 malam di RSUD itu, ingin mengetahui sejauh mana kondisi korban dan sekaligus memastikan bahwa proses perawatanya berjalan dengan lancar. Selain itu, Wabup juga ingin mengetahui sejauh mana kasus tersebut bisa terjadi hingga bocah yang masih duduk dibangku TK harus menjadi korban perlakukan ibu tirinya sendiri.

Setibanya disana, H. Arif didampingi Ajudan, menyempatkan masuk ke Ruang ICU untuk masuk meilhat secara langsung kondisi bocah malang yang masih berusia lima tahun itu. Sedangkan orang tua korban bernama Ahmad Barokah (37), juga turut mendampingi.

Wabup Kebumen H Arif Sugiyanto menengok bocah yang diduga korban penganiayaan ibu tiri. (Foto: Istimewa)



Setelah melihat secara keseluruhan selama di ruang ICU, kepada awak media Wabup mnejelaskan, bahwa kondisi korban kini telah membaik. Meski harus menjalani oprasi akibat luka dibagian kepala korban, namun Wabup berharap proses perawatanya dapat berjalan dengan baik dan lancar.

‘’ Memang tadi kita melihat ada beberapa luka lebam di beberapa bagian tubuh anak itu. Namun saya tetap lega karna kondisinya kini sudah mulai membaik, dan bahkan korban sempat berkomunikasi dengan ayahnya,’’unkap Wabup.

Mengenai permasalan biaya, Wabup juga mengatakan, bahwa dirinya siap dan akan berupaya membantu, Baik secara pribadi maupun melalui pemkab dan akan menanngung secara keseluruhan biaya pengobatan bocah tersebut selama perawatan di rumah sakit.
 ‘’ Insaya Alloh saya akan berupaya membantunya, dan jika berkenan anak yang menjadi korban ini akan kita asuh, di rumah asuh saya yang berada di Depok,’’ujar Wabup.

Kendati begitu Wabup tetap menyayangkan kenapa kasus tersebut bisa terjadi dan menimpa anak yang tidak berdosa. Selain prihatin, Wabup berharap ini bisa menjadi pembelajaran bagi semua masyarakat agar tidak terulang kasus yang serupa.

‘’Anak adalah titipan, untuk itu harus kita perlakukan sebaik mungkin, jaga mereka dan lindungi,’’imbau Wabup.

 

Lebih lanjut Wabup berharap kepada Pihak yang berwajib untuk mempertimbangkan kembali proses kasus ini dengan sebaik baiknya, mengingat tersangka yang kini telah di tahan di Mapolres Kebumen juga masih memiliki anak yang masih baru berusia 4 bulan, dan tentu masih sangat ketergantungan dengan asupan ASI dari seorang ibunya. Meski begitu, Wabup tetap percaya proses hukum akan dilakukan dengan seadil adilnya oleh pihak yang berwajib.

‘’ Saya berharap Polisi bisa menimbang kembali untuk proses hukum terhadap tersangka lantaran di rumah masih memiliki bayi yang baru berusia 4 bulan, dan masih sangat ketergantungan dengan ASI,’’imbuh Wabup.

 

Sementara itu, Ahmad Barokah yang merupakan ayah korban Warga asli Karawang itu mengatakan, dirinya baru mengtahui kasus ini setelah mendapat kabar dari pihak Polres Kebumen, bahwa anaknya telah menjadi korban akibat di aniaya oleh istrinya sendiri. Menurutnya kejadian ini diluar batas pemikiranya. Kendati begitu dirinya masih tetap mau memaafkan perbuatan istrinya (RED- Tersangka), dan berharap permasalahan ini tidak dibikin berlarut panjang. Hal itu mengingat kondisi anak bayinya yang masih sangat butuh perawatan dari sang ibunya. Untuk itu, dirinya tetap berharap jika istrinya itu bisa segera di bebaskan dari jeratan Hukum.

‘’ Meski perbuatan istri saya ini sudah melamapaui batas, namun saya masih tetap mau memaafkan, karna mau gimana lagi saat ini saya juga memiliki bayi yang baru berusia 4 bulan dan masih butuh ASI dari ibunya,’’ucapnya.

Terkait bantuan biaya yang berikan Pemerintah Kebumen dan Wakil Bupati, Ahmad juga menyampaikan terimaksih dan berharap anaknya bisa segera di sembuhkan.



Foto istimewa : saat pelaku diamankan Polisi

Seperti diketahui, bahwa sebelumnya korban bernama Anita Noviyanti sempat di bawa ke RSDS Kebumen karna tak sadarkan akibat dianiaya oleh ST 930) yang merupakan ibu tirinya. Lantaran kondisinya kritis, kemduian Pihak Rumah Sakit Kebumen menyarankan untuk di rujuk ke RSUD Purwokerto.

Adapun Kasus terungkap pada Rabu 4 Maret 2020. Saat itu pelaku berinisial ST (30), yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu membawa korban ke Bidan Desa untuk di periksa lantaran kondinya sedang pingsan. Lantaran kondisi korban tidak kunjung sadar, akhirnya bidan manyarankannya untuk membawanya ke RSUD Soedirman Kebumen, Namun Pelaku menolak. Melihat sifat pelaku yang tidak wajar, bidan pun kemudian meminta bantuan pemerintah Desa untuk membawa korban ke Rumah sakit.

Pelaku pun akhirnya menuruti saran Bidan dan membawa korban untuk di rawat di rumah sakit Kebumen. Meski begitu, Korban tetap tak sadarkan diri dan pihak rumah sakit merujuknya ke RSUD Purwokerto.

Berdasarkan informasi Pemerintah Desa, pelaku merupakan warga yang baru sekitar 3 bulan tinggal di tersebut. Sementara sang suami atau ayah korban kerja di Jakarta. Dari laporan para vwarga pelaku memang kerap menganiaya korban. Bahkan, para tetangga juga sering melihatnya secara langsung kalo korban sering dimarahi dan tak jarang juga sempat di pukul dengan kayu. Dan hingga kini kasus tersebut sudah di tangani Pihak kepolisian Polres Kebumen. (k24/thr)


Post a Comment

0 Comments