SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Upaya Pencegahan Covid 19, Pemkab Kebumen Bentuk Tim Satgas Penanganan Corona

Upaya Pencegahan Covid 19, Pemkab Kebumen Bentuk Tim Satgas Penanganan Corona

Foto : Bupati Dan Wakil Bupati Kebumen


KEBUMEN, Kebumen24.com -  Sebagai Upaya untuk mencegah adanya wabah Virus Corona (Covid19), Pemkab Kebumen membentuk tim satuan petugas (Satgas) dan Posko Penanganan Corona di Dinkes Kebumen. Hal itu dilakukan guna memaksimalkan penanggulangan virus Corona.

Adapun Tim Satgas sendiri,  dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, dengan melibatkan beberapa lintas sector, baik dari unsur pemerintahan, TNI, Polri, Dinkes, BPBD, serta beberapa instansi terkait.

Hadir pada acara pembentukanSatgas itu, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, Wakil Bupati H Arif Sugiyanto SH, Kapolres  AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang dan Kepala Kejari Kebumen Erry Pudyanto Marwantono. Selain itu juga turut hadir Sekda Ahmad Ujang Sugiono, Kepala Dinas Kesehatan HA Dwi Budi Satrio,  para Asisten Sekda, Kepala RSUD Kebumen dan Prembun, serta stakeholder terkait.

Kepala Dinas Kesehatan Kebumen dokter HA Dwi Budi Satrio MKes, saat mengikuti video conference dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa 17 Maret 2020, mengatakan pembentukan Satgas ini untuk penanganan pencegahan wabah Virus Corona (Covid19) di Kabupaten Kebumen.

Selain pembentukan Satgas, Pemkab juga akan mengalokasikan anggaran guna penanganan virus corona. Anggaran tersebut akan digunakan untuk melengkapi sarana dan prasarana penunjang medis, dan untuk membeli barang medis habis pakai apabila terdapat lonjakan pasien. Dalam hal ini pihaknya juga telah melaksanakan rencana kegawatdaruratan. Antara lain perluasan tempat isolasi sebanyak tujuh ruang. Saat ini ruang isolasi dikebut untuk melengkapi sarana dan prasarana.

"Kami menekankan agar jalur komunikasi antara pimpinan rumah sakit yang selalu rapat sampai dengan front office yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Dengan demikian, kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 penerapannya sampai pada pelaksana di garda depan, Kita juga rapat berkali-kali, namun sampai di pintu paling depan masih bermasalah,”imbuhnya. (K24/IMAM)

Post a Comment

0 Comments