SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Upaya Cegah Corona, Pemkab Kebumen Gelar Rakor dan Video Confrence Dengan Gubernur Jateng

Upaya Cegah Corona, Pemkab Kebumen Gelar Rakor dan Video Confrence Dengan Gubernur Jateng



KEBUMEN, Kebumen24.com – Bupati Yazid Mahfudz bersama Wakil Bupati H. Arif Sugiyanto, melakukan video confrence dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Dalam  Video confrence bersama dengan 35 bupati/walikota se Jateng itu membincangkan terkait dengan penanganan wabah COVID-19 atau Corona.

Acara yang diselenggarakan di Ruang Arungbinang Komplek Rumah Dinas Bupati Selasa, 17 Maret 2020.  itu juga dihadiri Kapolres  AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang dan Kepala Kejari Kebumen Erry Pudyanto Marwantono.

Sejumlah pejabat juga terlihat hadir, diantaranya, Sekda Ahmad Ujang Sugiono, Kepala Dinas Kesehatan HA Dwi Budi Satrio, Para Asisten Sekda, Kepala RSUD Kebumen dan Prembun, serta stakeholder terkait lainnya.


Dalam laporannya, Bupati Yazid Mahfudz, mengatakan RSUD Dr Soedirman (RSDS) Kebumen telah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan lini kedua penanganan pasien terindikasi COVID-19.

"Kami telah mempersiapkan ruang isolasi khusus di IGD, ICU dan bangsal dengan 38 tempat tidur. Saat ini sedang dalam persiapan," kata Yazid Mahfudz.

Hingga saat ini, lanjut Bupati, di Kabupaten Kebumen ada 17 orang dalam pengawasan (OPD) dan 7 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sedangkan, stok alat pelindung diri (APD) khusus COVID-19 sebanyak 60 buah, masker sebanyak 100 ribu, masker N95 sebanyak 140 dan kaca mata google sebanyak 31 buah.

"Yang perlu dibantu VTM (Virus Transport Medium). Kami mohon bisa dibantu Pemprov Jateng," ujarnya.

 

Bupati juga menyampaikan, hingga saat ini kegiatan ekonomi di Kebumen masih berjalan stabil. pihaknya berharap semua pemangku kebijakan bisa melakukan pengawasan pasar.

"Saya minta masyarakat tidak panik. Semua harus bersama-sama dalam mencegah penyebaran COVID-19," imbuhnya.
Sementara itu, Dalam arahannya, Gubernur Ganjar Pranowo, menyampaikan pihaknya menyiapkan 58 rumah sakit di Jawa Tengah sebagai rumah sakit rujukan pasien COVID-19. Dari jumlah itu 7 diantaranya milik Pemprov Jateng, yang fasilitas pemeriksaan kesehatannya ditanggung pemerintah.

Usai melakukan video confrence dengan Gubernur, Bupati Yazid Mahfudz bersama rombongan mengecek bangsal di RSDS Kebumen. Bangsal tersebut yang akan dijadikan sebagai tempat khusus untuk merawat pasien Corona


Seperti diketahui, sebelumnya Senin 16 Maret 2020, Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto juga telah menggelar Rapat Koordinasi (rakor) Penanganan Penyebaran Virus Corona bersama Kepala Dinas Kesehatan Kebumen dan diikuti oleh direktur RSDS Kebumen dan RSUD Prembun serta para kepala Puskesmas Rumdin Wakil Bupati.

Selanjutnya, Rapat juga digelar di Ruang Rapat Bupati Gedung F Sekda, yang dihadiri seluruh Kepala OPD,  Staf Ahli Bupati, tokoh agama  dan institusi terkait lainnya.


Dalam rapat tersebut, Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz mengatakan bahwa Kebumen masih "bebas" virus corona setelah adanya hasil laboratorium terkait meninggalnya seorang warga tidak berkait dengan covid 19. Meski begitu, Pemkab Kebumen melalui dinas terkait tetap tidak mengendurkan kewaspadaan serta meminta warga menjaga kesehatan.

Selain itu,  rakor tersebut merupakan sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Tengah kepada setiap pemerintah kabupaten untuk mengambil langkah-langkah strategis guna mencegah penyebaran Covid-19 Corona sehingga tidak menimbulkan korban.

 "Kebumen sampai hari ini memang belum ada warga terjangkit virus Corona. Kendati demikian kita semua harus tetap waspada. Saya harapkan dari rakor ini menghasilkan langkah-langkah strategis dalam pencegahan penyebaran virus corona," ujar Bupati.

 

 Sementara dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Arif Sugianto SH menegaskan, hasil temuan Dinas Kesehatan terhadap warga yang diduga terjangkut virus Corona. Sejauh ini, belum ada warga yang terpapar virus corona. Dari hasil pemeriksaan laborotarium dipastikan negatif.

 "Jadi sampai saat ini belum ada warga Kebumen yang positif Corona," tandas Wakil Bupati.

 Wakil Bupati Arif Sugiyanto menghimbau, terkait menjaga kebersihan rumah ibadah, khususnya masjid, maka pengurus masjid agar tidak menyediakan karpet dan dibersihkan. Dan para jamaah hendaknya membawa sajadah masing-masing. (k24/imam)

Post a Comment

0 Comments