SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Terkait Tudingan Makelar PKH, Wabup Arif Angkat Bicara

Terkait Tudingan Makelar PKH, Wabup Arif Angkat Bicara



KEBUMEN, Kebumen24.com – Terkait adanya tudingan dari ormas Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kebumen mengenai dugaan penyimpangan dalam penyaluran bantuan bagi warga miskin. Wakil Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto meminta kepada JPKP untuk bisa membuktikan dengan data yang akurat dan bukan hanya dari opini. Selain itu Wabup juga akan menindak secara tegas segala penyimpangan dalam penyaluran bantuan bantuan dari pemerintah.

Hal itu Ia sampaikan saat menggelar pertemuan dengan para pengurus Program Keluarga Harapan (PKH), Kamis 12 Maret 2020, di Rumah Dinas Wabup setempat. Dalam kesempatan tersebut Wabup meminta penjelasan kepada para Krokab PKH asal mula tudingan makelar itu bisa terjadi.

Dari hasil pertemuanya itu, Wabup menilai tudingan yang dilakukan JPKP itu tidak benar adanya. Hal itu dikarnakan Wakl Bupati sudah mengklarifikasi langsung persoalan ini kepada pihak terkait. Dalam kejadian ini, tidak ada monopoli PKH dalam penyaluran bantuan BNPT. Dari 250 E-Warung yang ada di Kebumen dalam penyaluran bantuan non tunai bagi warga miskin ini, ada sekitar 77 E-Warung yang merupakan binaan PKH. Selebihnya merupakan perorangan.

Kendati begitu, Wakil Bupati yang juga merupakan ketua BP2KD Kebumen mengapresiasi tudingan dari JPKP dan berharap bisa menjadi kontrol dan sebagai masukan positif bagi pemerintah. Wakil Bupati meminta agar setiap laporan harus disertai data yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. 

 "Terkait tudingan tersebut, kami meminta agar JPKP bisa memberikan laporan yang lengkap dan benar. Jangan hanya opini,"tegas Arif Sugiyanto.

 

Dijelasknya, disini PKH hanya sebagai pembinaan dan pendampingan dalam penyaluran yang dilaksanakan oleh E- waroong. Dan dari e-waroong tersebut pelaksanaannya dikelola oleh 10 orang KPM dan sudah mendapat SK dari kementerian untuk mengelola penyaluran dari BPNT. Hal tersebut diarasa baik karena bisa untuk melatih kemandirian KPM tersebut.

" PKH hanya membina KPM dalam penyaluran BPNT, dan di penyaluran tersebut dilaksanakan oleh e-waroong yang dikelola oleh 10 orang KPM yang bertujuan untuk kemandirian mereka,"imbuhnya.

Dalam hal ini Wabup juga mempersilahkan apabila ada yang akan memberikan supply terhadap bantuan bahan makanan pokok dari BPNT tetapi dengan harga bersaing dan lebih murah dari pasaran.

" Silahkan apabila bisa memberikan suplai untuk penyaluran BPNT tapi dengan harga yang bersaing tentunya," ucap wabup.

Sementara itu, Koordinator PKH Kecamatan Hakim Muslim mengatakan, BNPT merupakan merupakan program pemerintah untuk mengatasi persoalan kemiskinan. Dalam bantuan ini, penerima bantuan yang awalnya menerima beras miskin (rastra) ini semakin bervariasi. Mulai dari telur beras ditambah bawang merah bawang putih. Dalam penyalurannya, penerima bantuan mengambil di E-Warung.

Adapun PKH diberikan dalam bentuk uang yang langsung disalurkan lewat rekening penerima. Terkait E-Warung yang bukan binaan PKH, Hakim Muslim menyampaikan itu merupakan mitra dari bank yang ditunjuk dalam program BNPT. (K24/IMAM/ARTA).

Post a Comment

0 Comments