SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Stok Di Pasar Langka, Disperkim LH Buat Hand Sanitizer

Stok Di Pasar Langka, Disperkim LH Buat Hand Sanitizer


 

KEBUMEN, Kebumen24.com – Saat ini, Hand sanitizer menjadi salah satu barang buruan lantaran wabah virus corona atau Covid-19 merebak. Tidak terkecuali di Kabupaten Kebumen. Terkait hal itu, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) Kebumen mengambil alangkah dengan cara membuat hand sanitizer sendiri.

Pembuatan hand sanitizer ini dilakukan oleh Laboratorium Lingkungan Disperkim LH Kebumen. Hand sanitizer buatan ini dilakukan untuk kebutuhan internal dinas terlebih bagi para petugas kebersihan sampah yang menjadi salah satu wilayah tugas Disperkim LH.

Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Disperkim LH Kebumen Yanuari Kristiana mengungkapkan, pembuatan hand sanitizer sesuai arahan kepala dinas. Adapun pembuatannya sesuai dengan resep yang diatur oleh WHO dan BPOM RI. Dimana dalam satu liter hand sanitizer menggunakan etanol 96 persen 833 mililiter, hidrogen teroksida (H2O2) 42 mililiter dan 125 mililiter akuades.

"Kemarin kami sudah membuat sekitar 15 liter hand sanitizer," katanya, Kamis 19 Maret 2020.

 

Adapun proses pembuatannya, yaitu menggunakan bahan yang sudah tersedia di laboratorium. Selanjutnya untuk bahan-bahan tersebut dicampur dan diaduk selama 10 menit. Kemudian setelah tercampur bahan didiamkan karena ada reaksi panas dan memastikan tidak ada campuran lain yang masuk.

"Untuk fungsi dan manfaat sama seperti hand sanitizer lain," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Disperkim LH Kebumen Edi Rianto saat dikonfirmasi mengaku pembuatan ini hanya untuk kebutuhan internal. Hingga kini belum ada rencana untuk pembuatan dalam skala besar dikarnakan hal itu berkaitan dengan anggaran dan izin. Adapun tujuan utamanya untuk kebutuhan petugas kebersihan yang mencapai 200 orang sehingga harus disterilkan.

"Ini kebutuhan rencananya juga untuk pembersihan area Alun-alun Kebumen Minggu depan. Tetapi kami juga akan berkoordinasi dengan para pedagang terlebih dahulu," ucapnya. (k24/thr)

Post a Comment

0 Comments