SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Stok Darah Menipis, PMI Kebumen Anjurkan Setiap Permintaan Bawa Donor Pengganti

Stok Darah Menipis, PMI Kebumen Anjurkan Setiap Permintaan Bawa Donor Pengganti

Foto Iustrasi (ISTIMEWA)

KEBUMEN, Kebumen24.com- Semakin meluas penyebaran virus corona membuat pemerintah baik pusat hingga daerah mengambil kebijakan untuk membatasi aktivitas yang melibatkan banyak orang. Akibatnya, dalam sepekan terakhir ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menipis, mengingat intensitas kegiatan donor darah mulai berkurang.

"Biasanya pendonor itu kita kumpulkan kita terjun ke lapangan. Tapi dengan kondisi seperti ini kita tidak bisa donor keluar otomatis stok darah berkurang," terang Ketua PMI Kabupaten Kebumen Sabar Irianto, disela kegiatan penyemprotan disinfektan di Alun-alun Kebumen, Senin, 23 Maret 2020.

Menyikapi hal itu, pihaknya menganjurkan bagi yang mengajukan permintaan darah untuk membawa donor pengganti.

"Dikarenakan kondisi stock darah dalam keadaan krisis. Maka setiap permintaan darah dianjurkan membawa donor pengganti," seperti tertulis di pemberitahuan yang dibuat UDD PMI Kebumen.

PMI Kabupaten Kebumen mengakui adanya pengurangan stok darah akibat pandemi Covid-19. Melihat semakin berkurang para pendonor jelas berimbas pada pasokan darah di Kebumen.

"Kalau setahun kita bisa mengumpulkan sekitar 20.000 kantong. Adanya virus corona ini pasti mengalami penurunan dari angka itu," imbuh Sabar.

Mengacu pada infografis laporan harian PMI Kabupaten Kebumen, pada Senin, 23 Maret 2020 per pukul 06.00 WIB. Stok darah golongan A sebanyak 14 kantong. Sedangkan golongan B sebanyak 24 kantong. Sementara golongan darah O sebanyak 88 kantong dan AB sebanyak 17 kantong.

Sabar juga menegaskan bahwa aktifitas transfusi darah maupun donor darah tidak berkaitan dengan penyebaran virus corona. Hanya saja, yang patut diperhatikan oleh PMI Kabupaten Kebumen yakni melibatkan banyak orang ketika kegiatan donor darah berlangsung. Sedangkan virus corona sendiri berpotensi dapat menyebar di suatu kerumunan massa.

"Donor itu tetap aman dan tidak ada hubungannya dengan corona," ucapnya.

Meski demikian, ia menghimbau kegiatan donor darah tetap berlangsung meskipun dilakukan di UDD PMI Kabupaten Kebumen, mengingat saat ini masih banyak rumah sakit di Kebumen yang membutuhkan untuk melayani transfusi darah.

"Permintaan darah itu cukup banyak di Kebumen. Kita mengirim di 11 rumah sakit,"jelasnya.

Ia menjelaskan, bahwa masyarakat tidak perlu khawatir kegiatan donor darah di UDD PMI Kabupaten Kebumen ditengah pandemi virus corona. Sebab, kegiatan donor darah telah menerapkan sesuai protokol kesehatan seperti memfasilitasi petugas dengan alat kesehatan.
  "Jadi ada prosedurnya sebelum kita melakukan kegiatan donor darah," paparnya. (K24/Hfd)

Post a Comment

0 Comments