SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Sekolah Diliburkan, MI Ma’arif 2 Jatisari Kebumen Terapkan Belajar Online

Sekolah Diliburkan, MI Ma’arif 2 Jatisari Kebumen Terapkan Belajar Online



KEBUMEN, Kebumen24.com- Akibat maraknya virus corona yang kini mulai menyebar diberbagai Daerah, Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui surat edaran Kepala Dinas Pendidikan akhirnya mengambil sikap guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19. Salah satunya dengan meliburkan seluruh sekolah mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD), TK, SD dan SMP baik swasta maupun negeri hingga perguruan tinggi. Aturan mulai diberlakukan sejak Senin 16 Maret 2020 hingga 28 Maret mendatang.

Terkait hal tersebut, Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif 2 Jatisari Kebumen mempunyai cara jitu agar anak anak tetap bisa belajar tanpa harus keluar rumah. Yaitu dengan menerapkan metode pembelajaran secara online melalui grup whatshap.


Kepala sekolah MI Ma’arif 2 Jatisari Kebumen Fatimatuzzahriyah mengungkapkan, metode ini dilakukan agar para siswa tidak menyianyiakan waktunya saat libur dan tetap fokus pada pelajaran di sekolah. Adapun cara dalam pembelajarannya, yakni para guru akan membagikan soal atuapun tugas yang di share melalui grup whatshap dari masing masing kelas. Selanjutnya dari grup tersebut masing masing siswa dengan pendampingan orang tua bisa melakukan tanya jawab langsung kepada para guru mengenai soal soal atau tugas yang telah dibagikan, kemudian dikerjakannya.
 “ Metode ini kita lakukan agar anak anak selama libur sekolah tidak bermain keluar rumah dan tetap fokos belajar. Tapi yang  utamanya juga agar anak anak terhindar dari virus corona yang kini sedang marak” ucap Fatimatuzzahriyah saat ditmui di ruang sekolahnya, Sabtu 21 Maret 2020.

Lebih jauh pihaknya berharap, dengan pembelajaran ini diharapkan peran serta orang tua dapat selalu memberikan pendampingan serta semangat kepada anak anaknya, agar selalu aktif belajar dirumah.

‘’Kami berharap para orang tua juga ikut berperan mengarahkan anak anaknya agar selalu aktif dan fokus belajar dirumah, sembari menunggu kondisi kembali normal terbebas dari wabah virus corona,’’imbuh Kepala sekolah.

Terkait maraknya virus corona, pihaknya juga berpesan kepada siswa dan para orang tua, agar tetap tenang belajar dirumah, dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta selalu berdoa agar virus corona segera reda.

 

Salah satu siswa, Talita Azzalia Panuntun Purnomo mengatakan, belajar jarak jauh ini dirasa sangat membantunya dirinya selama waktu libur. Terlebih belajar dirumah juga sel,alu didampingi oleh orang tua sehingga lebih menyenangkan.
 “ Saya nggk keberatan belajar kaya gini, justru malah senang karna ini membantu saya agar tetap fokus pada pelajaran di sekolah,’’ujarnya.
 
Sementara itu, menurut Lia Puspasari yang merupakan orang tua dari Talita mengatakan, upaya pemerintah dengan meliburkan seluruh sekolah untuk mencegah adanya penyebaran virus corona ini dirasa sudah tepat dan berharap permasalahan virus ini bisa segera teratasi. Meski kini dirinya harus extra dalam memberikan pengawasan kepada anaknya, namun yang terpenting baginya adalah kesehatan kelaurga dan anak anaknya agar bisa terhindar dari virus corona.

‘’ Cukup repot juga sih dengan kondisi sekarang ini, setiap harinya kita jadi harus mendanpingi anak belajar walaupun sebenarnya nggak masalah, toh itu juga bagian dari tanggung jawab kita,’’katanya.

Kendati begitu, Lia juga berharap, pemerintah bisa segera mengambil langkah cepat agar kondisi semacam ini tidak berlarut larut. Salah satunya mungkin dengan cara memberikan semacam vitamin agar para siswa kebal dengan serangan virus corona.

‘’ Saya berharap kepada pemerintah, bisa memeberikan semacam imunasasi atau vitamin untuk para siswa agar kebal terhadap virus. Jadi mereka bisa tetap belajar di sekolah tanpa harus was was,’’imbuhnya. (K24/IMAM)

Post a Comment

0 Comments