SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI PMI Kebumen Kebanjiran Permintaan Penyemprotan Disinfektan

PMI Kebumen Kebanjiran Permintaan Penyemprotan Disinfektan



KEBUMEN, Kebumen24.com- Palang Merah Indonesia (PMI) Kebumen menyebut permintaan penyemprotan disinfenktan guna menangkal wabah virus corona cukup tinggi.

Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto mengatakan, dalam sepekan terakhir pihaknya mencatat setidaknya ada ratusan permohonan penyemprotan disinfektan baik dari instansi pemerintah, tempat ibadah maupun lembaga pendidikan.

"Setiap hari ada seratus permintaan kurang lebih dai seluruh Kebumen. Permintaan merata ya, mulai dari pondok pesantren juga sekolah. Sekarang ada sekitar 180 permintaan," ujarnya, disela kegiatan penyemprotan disinfektan di seputar Alun-alun Kebumen, Senin, 23 Maret 2020.

 

Permintaan ini, kata Sabar, disampaikan oleh masyarakat maupun instansi melalui cara bersurat yang ditujukan ke PMI Kebumen atau melalui saluran telepon.

"Ini malah ada surat permintaan juga dari Hiswana Migas bahwa SPBE dan SPBU minta disemprot juga," imbuhnya.

Sabar menjelaskan, PMI Kebumen dalam menjalankan misi kemanusiaan memerangi Covid-19 telah bergerak melayani penyemprotan disinfektan sejak beberapa hari terakhir dengan sasaran kantor pemerintahan, tempat ibadah, tempat pelayanan publik dan fasilitas umum.

"Kita awal mulai Rabu (18/03) kemarin. Pokoknya setiap penyemprotan kita habis 20 liter disinfektan," lanjut Sabar.

 

Ia menyebutkan, dalam satu hari pihaknya mampu melakukan penyemprotan puluhan titik lokasi dengan mengandalkan anggaran bulan dana PMI yang bersumber dari masyarakat. Adapun PMI Kebumen sendiri menerjunkan sejumlah relawan yang terbagi menjadi dua tim.

"Kita sudah melakukan penyemprotan di 230 titik. Sudah hampir satu minggu ini dengan 30 relawan," terangnya.

Menurut Sabar, untuk melakukan penyemprotan disinfektan ini membutuhkan waktu satu hingga dua jam tergantung kondisi di lapangan. Pihaknya pun memfasilitasi para relawan dengan alat pelindung diri (APD) dan perlengkapan pendukung lain sesuai ketentuan.

"Kita punya 15 sprayer dan tenaga inti yang sudah kita latih. Jadi mereka itu sudah siap," pungkasnya. (K24/Hfd)


Post a Comment

0 Comments