SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI PDP Corona Bertambah, Wabup Arif Minta Masyarakat Kurangi Aktivitas Keluar Rumah

PDP Corona Bertambah, Wabup Arif Minta Masyarakat Kurangi Aktivitas Keluar Rumah

Foto : Konferensi pers Ketua Gugus Tugas Penanganan Corona Kebumen
KEBUMEN, Kebumen24.com - Jumlah orang dalam pengawasan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) corona di Kebumen terus bertambah. Tercatat hingga Kamis 19 Maret 2020 telah terdapat 30 ODP dan 12 yang berstatus PDP. Terkait itu, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meminta masyarakat mengurangi aktivitas keluar rumah.

Wabup Arif yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Corona Kebumen menjelaskan, mayoritas para ODP dan PDP di Kebumen merupakan pendatang dari luar daerah. Dengan demikian, Wabup menegaskan sejatinya masyarakat Kebumen masih steril. Meskipun demikian, dia meminta masyarakat tidak menyepelekan terkait virus ini.

"Mayoritas dari luar daerah yang baru datang. Kami mengimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan mempolakan gerakan masyarakat hidup sehat serta mengkonsumsi makanan sehat," katanya saat konferensi pers di Dinas Kesehatan Kebumen.

 

Kepada awak media Wabup yang didampingi Sekda Ahmad Ujang Sugiono menjelaskan, telah membuat kanal informasi pada website resmi Pemkab Kebumen. Segala informasi terkait corona dapat masyarakat akses melalui kanal corona.kebumenkab.go.id. Sedangkan call center pengaduan dapat disampaikan melalui 08112647725 / (0287) 381572.

"Kenali gejala virus corona seperti batuk, pilek, nyeri tenggorokan, nyeri otot, dan nyeri kepala. Bagi yang mengalami gejala demikian langsung menuju fasilitas kesehatan puskesmas atau rumah sakit," imbuhnya.

 

Meskipun jumlah pengawasan bertambah, namun Wabup meminta agar masyarakat tetap tenang dan jangan resah. Disisi lain tidak mudah terprovokasi dengan adanya informasi hoax yang tersebar. Kegiatan salat Jumat pun di Kebumen masih tetap berjalan seperti biasanya.

"Salat Jumat berjamaah tetap berjalan tetapi kami mengimbau agar masjid menyediakan tempat cuci tangan dan sabun atau antiseptik di depan serta jamaah membawa sajadah dari rumah," ucapnya. (K24/THR)

Post a Comment

0 Comments