SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Pastikan Maklumat Kapolri Diperhatikan Masyarakat, Kapolres Kebumen Sambangi Pengajian Isra Miraj

Pastikan Maklumat Kapolri Diperhatikan Masyarakat, Kapolres Kebumen Sambangi Pengajian Isra Miraj



KEBUMEN, Kebumen24.com- Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan beserta jajaran menyambangi sebuah pengajian peringatan hari besar islam Isra Miraj di Desa Lerep, Kecamatan Poncowarno. Kunjungan Kapolres tersebut guna memastikan maklumat yang dikeluarkan Kapolri dapat diterima dan diperhatikan masyarakat ditengah merebaknya pandemik virus mematikan Covid-19.

Sebelumnya, Kapolri telah mengeluarkan maklumat kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah atas dasar instruksi Presiden Joko Widodo untuk menerapkan social distancing. Terdapat beberapa point yang ditekankan. Diantaranya tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri. Dalam maklumat itu, disebutkan seperti  pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, maupun kegiatan lainnya yang sejenis.

Kapolres menjelaskan, sebagai bentuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Polri selalu senantiasa mengedepankan asas keselamatan masyarakat. Hal tersebut, merupakan hukum tertinggi tertinggi bagi tubuh kepolisian.
 “Maka dalam maklumat itu disebutkan yang menumpulkan massa banyak itu dilarang. Jadi kita secara persuasif memberikan pengertian kepada warga dan ini merupakan sebagai sarana komunikasi,” terangnya, Rabu, 25 Maret 2020.

Seperti pantauan kebumen24, pengajian yang berlangsung di kompleks masjid Baitussalaf dihadiri ribuan jamaah. Meski telah tersedia tempat cuci tangan dan hand sanitizer di depan pintu masuk. Namun prosesi pengajian terlihat tidak menerapkan social distancing, dimana barisan kursi duduk para jamaah tidak memiliki jarak yang telah dianjurkan.

Dihadapan jamaah pengajian, Kapolres Kebumen menghimbau agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat serta membatasi kegiatan yang telah diterangkan dalam maklumat tersebut. Selain itu masyarakat juga dihimbau untuk memperhatikan protokol kesehatan seperti yang telah ditentukan.

Namun demikian, ia juga menegaskan bahwa bagi masyarakat tidak mengindahkan maklumat itu. Pihaknya tidak tinggal diam untuk menindak. Seperti yang disampaikan, ancaman hukuman satu tahun penjara menanti bagi seseorang berniat menghalangi aparat kepolisian dalam menindak.

“Alhamdulillah sampai sekarang di Kebumen masih mengerti dan memahami belum terjadi pergolakan atau perlawanan dengan pihak kepolisian. Karena kita mengedepankan langkah persuasif dengan dialog. Saya kira itu bisa diterima oleh masyarakat,” terangnya.

Kepala Desa Lerep, Kecamatan Poncowarno menyampaikan, pihaknya tidak dapat berbuat banyak terkait penyelengaraan pengajian karena himbauan untuk membatasi kegiatan yang melibatkan banyak massa baru diterima belum lama ini. Sementara persiapan yang dilakukan oleh masyarakat dari jauh hari.

"Sebetulnya saya selaku orang tua di Desa tau tentang bahaya corona. Tapi kenyataan dari panitia dan masyarakat sudah membuat sedemikian rupa padahal kemarin sore saya baru rapat dengan kecamatan terkait ini. Kami sudah peringatkan juga," ucapnya.

Sebagai upaya pencegahan, kata dia, pihaknya mengambil alternatif melalui koordinasi dengan Puskesmas setempat untuk menyediakan fasilitas kesehatan di lokasi pengajian.

"Kemarin saya langsung ke kepala Puskesmas Poncorwarno untuk menyediakan tempat cuci tangan termasuk penyemprotan disinfektan. Kami mohon maaf, barangkali dengan datangnya Kapolres masyarakat dapat sadar," tandasnya.

Sementara salah satu warga, Fathurohman (52) mengaku terkejut dengan kedatangan Kapolres beserta rombongan. Meski begitu, ia menyambut baik apa yang disampaikan karena dinilai dapat mengedukasi tentang pentingnya saling menjaga dari ancaman wabah virus corona.

"Jelas kaget ya, karena tidak biasanya kedatangan seperti ini. Tapi untuk kebaikan bersama menurut saya sangat mendukung," ucapnya. (K24/Hfd)


Post a Comment

0 Comments