SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Pantau Keberadaan WNA, Petugas Imigrasi Cilacap Sisir Hotel di Jantung Kota Kebumen

Pantau Keberadaan WNA, Petugas Imigrasi Cilacap Sisir Hotel di Jantung Kota Kebumen



KEBUMEN, Kebumen24.com- Dalam menjalankan tugas, pokok dan fungsinya, petugas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilacap memantau keberadaan Warga Negara Asing (WNA) dengan melakukan operasi menyisir sejumlah hotel di jantung Kota Kebumen.

Dari hasil operasi gabungan yang melibatkan anggota kepolisian,TNI serta Satpol PP di beberapa hotel di Jalan Pemuda Kebumen. Petugas tidak satupun menemukan keberadaan WNA yang menginap di dalam hotel. Seperti pantauan kebumen24.com, petugas mengecek satu per satu daftar nama tamu yang menginap di hotel.

Disela kegiatan, Kasi Intelejen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Kelas II TPI Cilacap, Abdul Hasyim menuturkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu tindakan dalam menjalankan amanah Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian pengawasan orang asing.

“Operasi gabungan ini dalam rangka menjalankan amanah konstitusi di wilayah kerja Kantor Imigrasi Cilacap serta memberi kepastian hukum setiap warga asing,” terangnya, kepada awak media, Jumat, 13 Maret 2020.

 

Dijelaskan, meski bagian eksekutif fungsi pengawasan berada pada tubuh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilacap. Ia menegaskan, butuh tanggung jawab bersama untuk mewujudkan dan mempermudah melakukan pengawasan orang asing. Baik secara mandiri maupun terpadu yang dilakukan secara bersama dengan instansi terkait.

“Kita rutin melakukan kegiatan seperti ini dengan melibatkan semua instansi. Kita juga sering mandiri melakukan pengecekan dilapangan,” imbuhnya.

Menurut dia, Kebumen menjadi salah satu daerah tujuan WNA. Terlebih Kebumen memiliki ikon biji jenitri berkualitas sebagai daya tarik para WNA untuk berburu biji jenitri dari berbagai negara.

“Jenitri menjadi barang yang benyak dicari dari orang China. Nah di Kebumen ini gudangnya jenitri. Tetapi berhubung merebak virus corona ternyata sepi,” ujarnya.

Lebih dari itu, petugas juga melakukan sosialisasi ‘door to door’ terhadap pihak hotel terkait pengawasan serta menghimbau bagi hotel secara berkala untuk melaporkan daftar tamu, sehingga kegiatan orang asing di Kebumen dapat terpantau dengan baik.
 “Hasil pagi ini memang nihil. Tapi kita sudah memberikan himbauan secara lisan setiap penginapan wajib memberikan daftar tamu kepada imigrasi untuk pemantauan,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu resepsionis hotel yang didatangi petugas, Maya Arantra Putri (27) mengungkapkan, jika sebelumnya biji jenitri menjadi primadona komoditas ekspor dari Kebumen. Hotel di Kebumen ketiban untung para WNA yang menjadi buyer jenitri untuk menginap di hotel. Namun, seiring penjualan biji jenitri semakin lesu sehingga berdampak pula pada jumlah tamu WNA.

“Sebelumnya yang paling sering dari China dan Nepal rata-rata untuk jual beli jenitri. Selama ini kita sudah melaporkan bahwa sekarang jarang menerima orang asing. Kita juga pilih-pilih kalau tidak ada pemandu kita tidak terima,” ungkapnya. (K24/Hfd)


Post a Comment

0 Comments