SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Modal Yakin, Pemuda ini Bisa Punya Counter HP Sendiri

Modal Yakin, Pemuda ini Bisa Punya Counter HP Sendiri



KARANGANYAR, Kebumen24.com - Satriyo Kuncoro Budi Prajaningtyas pria berusia 26 tahun asal Kelurahan Panjatan Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen kini tengah merintis usaha dibidang jual beli Handphone.

Satriyo mengatakan alasanya memilih menekuni usaha seperti ini berawal dari keinginannya dulu untuk bisa membeli hp baru dengan cara tukar tambah, dan lama kelamaan dirinya tekuni sehingga bisa mendirikan sebuah counter handphone sendiri.
 “Saya dulu pengin punya HP baru untuk diri sendiri, kemudian coba tukar tambah eh kok laku, aku coba lagi trerus jadi seneng dan aku tekuni”, kata Satriyo, saat ditemui di Counter Hpnya, Sabtu 14 Maret 2020.

 

Dia menceritakan, Pada tahun 2013 lalu ia mulai menekuni usaha jual beli HP second via daring. Awalnya ia hanya memanfaatkan berbagai social media dan memperbanyak relasi guna memasarkan barangnya.

Seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya pengguna Smartphone, untuk mempermudah dalam proses transaksi akhirnya pada tahun 2018 dirinya memutuskan untuk membangun sebuah Counter Handphone di depan rumahnya sendiri yaitu jalan raya Karanganyar – Gombong tepatnya di sebelah timur SD Negeri 2 Panjatan. Kini usahanya terus berkembang, dirinya kini dibantu 2 orang karyawan yang merupakan warga sekitar.


Meski usaha semacam ini sudah menjamur, namun dirinya tetap optimis menjalani usahanya. Selain mengedepankan pelayanan prima ke stiap pelanggan, dirinya nuga giat melakukan promo di berbagai medsos serta membuat promo promo menarik di momen momen tertentu guna menarik pelanggan baru.

"Ya kita tetap optimis sih mas, yang penting kita berikan pelayanan terbaik, dan gencarin di promonya", imbuhnya.
 
Satriyo juga menambahkan,  dirinya sangat bersyukur dari usahanya yang digelutinya tersebut mampu mengantarkannya lulus sebagai seorang sarjana. Hebatnya lagi, dirinya juga kini telahmnggandeng pihak ketiga untuk masalah pembayaan bagi para konsumen. Yaitu konsumen bisa melakukan pembayaran dengan cara dicicil atau kridit. (K24/ARTA)

Post a Comment

0 Comments