SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Kampung Keteb Jatijajar, Wisata Tradisional Ala Pedesaan.

Kampung Keteb Jatijajar, Wisata Tradisional Ala Pedesaan.



AYAH, Kebumen24.com - Kampung Keteb terletak di desa Jatijajar Kecamatan Ayah menawarkan Suasana pedesaan dan dilengkapi dengan spot utama yang terletak di pinggir sawah desa. Nuansa tradisional menjadi daya tarik utama Kampung Keteb tersebut.

pengelola Kampung Keteb Muhtar Fauzi mengatakan, Kampung Keteb merupakan wisata keluarga yang mengusung konsep tradisional. Selain itu, Kampung Keteb ini juga merupakan bagian dari Dewajati atau Desa Wisata Jatijajar yang didirikan pada 2018 lalu.

‘’ Ada beberapa spot diantaranya wisata Goa Jatijajar, Goa Barat, Kampung Gurameh, Kampung Inggris, dan Kampung Keteb telah diresmikan oleh Bupati,"terangnya.

 

Kampung Keteb sangat sesuai untuk wisata keluarga. Nama Keteb sendiri diambil dari nama tempat di pinggiran sawah dalam bahasa Jawa. Kampun ini juga dilengkapi dengan berbagai jajanan kuliner tradisional, permainan jadul, dan seni berupa gamelan.

"Yang ditawarkan adalah kuliner tradisional desa Jatijajar, permainan tradisional, dan eduwisata seni gamelan kepada anak-anak dan pengunjung. Kita sudah berkoordinasi dengan dalang dan seniman dari Ayah untuk keperluan eduwisata tersebut,"imbuh Muhtar.

Adapun tenaga kerja, Kampung Keteb menyerap 90 orang  dari PKK, Karang Taruna, serta masyarakat kurang mampu yang diberdayakan.



Sementara itu, Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz dalam sambutannya berharap Kampung Keteb dapat berkembang, dan menjadi penyemangat warganya untuk membangun desa.

"Saya menyambut dengan baik dan mengapresiasi atas upaya yang dilakukan  pengelola sehingga terwujud pembangunan wisata ini," kata Bupati.
 
Bupati menuturkan bahwa Kebumen memiliki beberapa potensi, diantaranya berbagai destinasi unggulan dalam geopark Karangsambung Karangbolong. Untuk itu Bupati berharap potensi yang ada harus sejalan dengan mempertahankan budaya dan kearifan lokal yang ada.

"Jangan sampai meniru budaya luar yang tidak sesuai," tandasnya. (K24/THR/AIM)


Post a Comment

0 Comments