SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Jumlah ODP Virus Corona di Kebumen Capai 380 Orang

Jumlah ODP Virus Corona di Kebumen Capai 380 Orang



KEBUMEN, Kebumen24.com- Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait penyebaran virus corona di Kabupaten Kebumen terus bertambah. Per hari ini, (18/4) dilaporkan yang berstatus ODP mencapai 380 orang.

"Laporan dari puskesmas ODP 380 orang. Tadi malam, menyemprot empat bis beserta penumpang setelah diketahui melakukan perjalanan dari Bali," kata, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kebumen Dwi Budi Satrio saat Rapat Penanganan Covid-19 bersama DPRD Kebumen.

 

ODP ini terus dipantau dengan melibatkan berbagai pihak termasuk petugas pelayanan kesehatan yang berada di Kecamatan. Dijelaskan Budi, selain melakukan pemantauan. Petugas juga memberikan vitamin terhadap ODP guna menjaga daya tahan tubuh agar kondisinya semakin membaik.

"Kita pantau satu masa inkubasi juga diberikan vitamin," imbuhnya di Ruang Audiensi DPRD Kebumen.

Mengenai status ODP tersebut pada prinsipnya, apabila seseorang diketahui memiliki riwayat perjalanan ke suatu daerah pandemi virus corona. Selain itu seseorang telah melakukan kontak dengan orang yang beresiko terpapar corona.

"Kalau ada hal semacam itu baru dimasukan sebagai ODP," jelasnya.

Masih kata Budi, sistem pemantauan sendiri menerapkan pola surveillance migrasi dengan strategi dimana seseorang yang diketahui terdapat indikasi tersebut maka petugas kesehatan langsung menemuinya dan dipantau melalui komunikasi.
 "Setiap mereka yang pulang dari tempat itu langsung ditemui petugas kemudian saling tukar nomor WA. Setiap hari kita pantau lewat WA kemudian ditanya mengenai kondisi terakhir," paparnya.

Meski demikian, diliburkannya aktifitas di lembaga pendidikan menjadi kendala tersendiri dalam pencegahan penyebaran virus corona.

"Yang sulit, terdapat mahasiswa yang berada di tempat beresiko misalnya dijemput orang tua, itu yang kita khawatirkan dan kita tidak bisa control," ucap dia.

 

Upaya penanganan virus corona ini, terdapat tahapan yang dilakukan oleh pihaknya bersama tim. Pertama memprioritaskan penanganan di pelayanan kesehatan termasuk di Puskesmas yang notabene sebagai pelayanan kesehatan terdekat. Kemudian memberikan sosialisasi mengenai virus corona sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Lebih dari itu, treatmen pencegahan dilakukan screning terhadap masyarakat yang berada di pusat pelayanan publik.

"Di Stasiun telah dilakukan screning 14.000 orang dan itu tidak mengarah ke corona," terangnya.

Sementara Ketua DPRD Kebumen Sarimun meminta kepada Pemkab Kebumen agar peka dan responsif dalam menghadapi permasalahan ini. Ia juga mengajak kepada semua sektor untuk bersinergi menangkal penyebaran virus corona.

"Marilah kita serius menangani ini, kita fokus biar masyarakat merasa aman dan nyaman," tandasnya.

Ia menekanakan baik Puskesmas, Rumah Sakit plat merah maupun swasta untuk mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Jangan setengah hati seakan tidak ikhlas karena endingnya tentu berimbas ke pemerintah," pungkasnya. (K24/Hfd)

Post a Comment

0 Comments