SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Diduga Terpapar Virus Corona, Satu Warga Kebumen Diobservasi di RS Margono Soekarjo

Diduga Terpapar Virus Corona, Satu Warga Kebumen Diobservasi di RS Margono Soekarjo

Foto Ilustrasi


KEBUMEN, Kebumen24.com- Seorang warga Kabupaten Kebumen dikabarkan tengah menjalani observasi secara intensif di ruang isolasi RS Margono Soekarjo Purwokerto Banyumas. Perlakuan itu dilakukan setelah seorang yang dimaksud diketahui baru saja pulang dari Taiwan.

Kabar mengenai seorang warga Kebumen yang diduga terpapar virus Covid-19 atau virus corona datang dari informasi yang disampaikan pihak RS Margono Soekarjo. Beberapa haru lalu, RS Margono Soekarjo yang merupakan satu dari sekian banyak RS rujukan penanganan virus corona di Jawa Tengah telah menerima dua pasien asal Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Banjarnegara yang terindikasi virus mematikan ini.

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Dwi Budi Satrio membenarkan perihal seorang warga Kebumen yang dirujuk ke RS Margono Soekarjo pada Rabu siang, 4 Maret 2020.

"Iya betul kemarin" katanya, Kamis, 5 Maret 2020.

Budi menyebutkan, warga Kebumen sendiri diketahui merupakan pasien yang berasal dari Kecamatan Buayan dengan jenis kelamin perempuan. Dijelaskan, pasien perempuan berusia 34 tahun tersebut sebelumnya telah menjalani perawatan medis di sebuah Puskesmas, karena melihat pertimbangan kondisi pasien maka diputuskan untuk segera dirujuk ke RS Margono Soekarjo.

"Di Puskesmas dulu lalu dirujuk dan diisolasi di RS Margono Soekarjo," terangnya.

Meski demikian, pasien tersebut belum dapat dipastikan apakah positif terserang virus corona atau tidak. Sebab, saat ini masih tahap menjalani masa observasi sembari menunggu hasil laboratorium.

"Pihak rumah sakit masih menunggu hasil laboratorium selama 3 hari karena dikirim ke Litbangkes Jakarta," tegasnya.
 
Sementara, sebagai langkah antisipasi sejak dini. Rumah Sakit Dr.Soedirman (RSDS) Kebumen telah mempersiapkan sejumlah ruang isolasi bagi warga yang diduga terjangkit virus corona. Lebih dari itu, tenaga medis yang melibatkan dokter spesialis serta dokter umum disiagakan selama 24 jam untuk mendeteksi gejala yang muncul bagi pasien yang diduga maupun positif terinfeksi virus corona.

Direktur RSDS Kebumen Widodo Suprihantoro mengatakan, langkah tersebut dilakukan setelah adanya surat edaran Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah agar Rumah Sakit untuk memiliki kesiapsiagaan dan kemampuan dalam pencegahan kontaminasi, penatalaksanaan pasien dengan dugaan maupun positif terinfeksi virus corona.

"Mau tidak mau kita harus menyiapkan sesuai edaran. Kita hanya tahap screening, nanti ada 10 RS rujukan untuk spesifik menangani virus corona dan Kebumen terdekat ya RS Margono dan RSUD Banyumas," tuturnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Tim Penanganan Virus Corona Kabupaten Kebumen dr Miftahudin Spp meminta agar masyarakat tidak perlu panik serta dapat mengenali sejak dini kriteria kasus virus corona. Diterangkan, sebagai bahan edukasi kepada masyarakat, bahwa beberapa gejala yang muncul indikasi terjangkit virus corona yakni demam, batuk, pilek maupun nyeri tenggorokan serta pneumonia.

"Dari sekian banyak potensi muncul itu apabila ada riwayat berkunjung dari negara yang terpapar virus. Selama ini belum ada yang terduga datang ke RSDS. Kalau kondisinya fit potensi untuk terserang lebih kecil," jelas dia. (K24/Hfd)

Post a Comment

0 Comments