SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Dampak Virus Corona, Sejumlah Tahapan Pilkada Kebumen Bakal Ditunda

Dampak Virus Corona, Sejumlah Tahapan Pilkada Kebumen Bakal Ditunda



KEBUMEN, Kebumen24.com- Penyebaran virus mematikan Covid-19 berdampak di semua lini kehidupan, termasuk menghambat prosesi Pilkada serentak 2020. Sebagai upaya pencegahan penyebaran, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia memutuskan menunda sejumlah tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.

Penundaan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Keputusan KPU Nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020.

"Maka perlu ditetapkan Surat Edaran KPUtentang Penundaan Tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau WaliKota dan Wakil
WaliKota Tahun 2020 dalam Rangka Pencegahan Covid-19 di Lingkungan
Komisi Pemilihan Umum," tertulis dalam SE, Sabtu, 21 Maret 2020.

Dalam SE yang ditandatangani Ketua KPU RI, Arief Budiman. Dijelaskan, bahwa penundaan tahapan dan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 berdasar pernyataan resmi Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organitation (WHO) mengenai COVID-19 sebagai pandemi global, pernyataan Presiden Joko Widodo tentang penyebaran COVID-19 sebagai bencana nasional non-alam, serta keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait perpanjangan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona di Indonesia.

Diterangkan, ruang lingkup penundaan tahapan dan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 meliputi pelantikan dan masa kerja panitia pemungutan suara (PPS), verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, pembentukan petugas panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP) dan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit), serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

Namun, SE tersebut juga terdapat pengecualian bagi KPU kabupaten/kota yang telah siap melantik PPS dan daerah yang dinyatakan belum terdampak Covid-19, maka pelantikan PPS dapat terus berlanjut dengan ketentuan masa kerja yang akan diatur kemudian hari.

Menanggapi SE tersebut, Ketua KPU Kebumen Yulianto mengatakan bahwa pihaknya akan segera menggelar rapat pleno terkait penundaan sejumlah tahapan. Diantaranya pembentukan PPDP, pengisian Sekretariat PPS, pelaksanaan tahapan calon perseorangan serta pelaksanaan pemutakhiran daftar pemilih.

 "Kami hari ini akan pleno untuk TL SE tersebut khusunya penundaan tiga tahapan," katanya, saat dikonfirmasi, Minggu, 21 Maret 2020.

Sementara, Komisioner KPU Kebumen Agus Hasan Hidayat menjelaskan, meski terdapat pelaksanaan tahapan Pilkada yang ditunda. Namun ada satu tahapan yang akan dilaksanakan karena dinilai masih memungkinkan dan telah menjalani persiapan matang.

"Untuk Kebumen, pembentukan PPDP dan tahapan pemutakhiran DPT diundur sesuai SE tersebut. Untuk pelantikan PPS KPU Kebumen mengikuti SE huruf E poin 1.b," terangnya.

Disinggung mengenai apakah kebijakan melalui SE tersebut berdampak pada  pelaksanaan Pilbup Kebumen pada 23 September 2020 mendatang. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi dini. Hanya saja, segala sesuatu mengenai keputusan. KPU Kebumen tetap berdasar atas KPU RI.
  "Dalam SE 8 tidak menyebut penundaan tanggal pencoblosan. Intinya kita patuh terhadap instruksi dari KPU Pusat," paparnya. (K24/Hfd)


Post a Comment

0 Comments