SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Dampak Corona, Selama 14 Hari Kedepan, Seluruh Sekolah Di Kebumen Diliburkan

Dampak Corona, Selama 14 Hari Kedepan, Seluruh Sekolah Di Kebumen Diliburkan



KEBUMEN, Kebumen24.com - Berdasarkan surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen nomor 420/1929 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan COVID-19 di Sekolah. Surat tertanggal 15 Maret ini berisi sejumlah imbauan termasuk penghentian aktivitas belajar mengajar sekolah di Kabupaten Kebumen.

Pemerintah Kabupaten Kebumen akhirnya bersikap terkait antisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19. Tindakan itu salah satunya dengan meliburkan seluruh sekolah mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD), TK, SD dan SMP baik swasta maupun negeri hingga perguruan tinggi. Aturan mulai diberlakukan sejak Senin 16 Maret 2020 hingga 28 Maret mendatang.

Muh Amirudin dalam surat tersebut mengatakan, sekolah mulai PAUD/TK, SD dan SMP baik negeri maupun swasta untuk belajar di rumah mulai Senin 16 Maret hingga 28 Maret. Peserta didik diharapkan belajar mandiri di rumah, mendapatkan tugas kreatif dari guru, menggunakan pembelajaran online dengan memanfaatkan ICT dan menjaga kesehatan.

"Menunda kegiatan yang menghadirkan banyak siswa di tempat umum," katanya, Minggu 15 Maret 2020, saat dikonfirmasi.

Amirudin menambahkan, guru dan tenaga kependidikan tetap beraktivitas di sekolah masing-masing untuk menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan belajar serta keamanan aset sekolah. Pelaksanaan ujian SD, Ujian Sekolah dan atau UN SMP dan SKB ditunda untuk waktu yang belum ditentukan sampai dengan adanya pemberitahuan lebih lanjut.


Terpisah, Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto mengungkapkan bahwa event pariwisata yang mengundang unsur dinas/ hal lain dari luar Kebumen ditunda. Kunjungan dinas keluar Kebumen khususnya ke kota yang wilayahnya sudah terdampak atau menyatakan kejadian luar biasa (KLB) corona ditunda.

"Kegiatan keramaian kedinasan di batasi. Kemudian diharapkan masyarakat meningkatkan germas (gerakan masyarakat) hidup sehat, dengan cara antara lain membiasakan bersih badan seperti sering mencuci tangan menggunakan sabun, terutama setelah aktivitas, apabila batuk atau bersin menggunakan tisu dan dibuang pada tempat sampah," tuturnya.

Wabup Arif juga mengimbau apabila ada masyarakat yang demam suhu badan lebih dari 38 derajat dengan gejala seperti flu bahkan sesak nafas untuk segera menghubungi pelayanan kesehatan terdekat. Ia juga mengharapkan agar masyarakat tidak menggunanakan angkutan umum utk berobat. (K24/THR)

Post a Comment

0 Comments