SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Bupati Kebumen Resmikan Gapura Kampung Batik Bangunan Unindra

Bupati Kebumen Resmikan Gapura Kampung Batik Bangunan Unindra



KEBUMEN, Kebumen24.com – Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, secara resmi meresmikan Gapura Kampung Batik yang dibangun Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Jakarta. Selain sebagai tanda pintu masuk Kampung Batik, gabupar tersebut juga Sekaligus menjadi sarana promosi dan publikasi akan keberadaan Kampung Batik di Desa Gemeksekti.

Peresmian itu ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti di Desa Gemeksekti, Kecamatan Kebumen, Selasa, 10 Maret 2020.

Turut hadir pada acara itu, Kepala Bappeda Pudjirahaju, Kepala Dinas Pendidikan Moh Amirudin, Kepala Disarpus Anna Ratnawati. Kemudian, Kepala UPT LIPI Karangsambung Edi Hidayat, Ketua Harian GNKK Djunaedi Faturakhman, serta sejumlah pejabat lainnya.


Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada Unindra atas kerjasama dan kontribusinya. Bupati berharap, dengan dibangunya Gapura tersebut keberadaan Kampung Batik akan semkain dikenal dan berkembang luas.

"Artinya bisa menjadi etalase keberadaan Kampung Batik. Kesan pertama terhadap Kampung Batik. Kalau kesan pertamanya sudah bagus, indah, orang akan senang berkunjung. Jadi, kesan pertama tersebut hendaknya ditindaklanjuti dengan pengembangan kampung Batik secara maksimal," ujarnya.

Bupati menegaskan, hingga kini Pemkab Kebumen terus berupaya agar seluruh desa di  Kebumen makin maju dan mandiri. Kehidupan rakyat makin sejahtera. Juga agar kesempatan dan ruang-ruang berkreasi bagi masyarakat yang tersedia dengan baik.

"Kita kembangkan kreativitas di tingkat desa Kawasan Batik serta kawasan lainnya. Agar terus hidup, berkembang dan mendukung kemandirian dan kesejahteraan,"imbuhnya.

 

Sementara itu, Rektor Unindra Jakarta Prof Dr H Sumaryoto, juga menyerahkan dokumen Masterplan Rencana Induk Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong kepada Bupati Yazid Mahfudz.

Menurutnya, masterplan tersebut menjadi acuan untuk mengeksplorasi berbagai potensi yang ada. Sehingga menjadi daya dorong yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain sebagai lokomotif perekonomian, lanjut Bupato, GNKK sekaligus menjadi kawasan edukasi yang mencerdaskan dan terjaga konservasinya.

"Ini juga sebagai upaya kita agar Geopak Nasional Karangsambung-Karangbolong dapat menjadi geopark global pada tahun 2021 mendatang," tegasnya.

Dijelaskan Rektor Unindra Jakarta, Prof Dr H Sumaryoto, pembangunan Gapura Kampung Batik di Desa Gemeksekti merupakan salah satu bagian dari implementasi Materplan Rencana Induka GNKK.
Sedangkan, masterplan disusun untuk menjadi acuan membangun geopark nasional menuju Unesco Global Geopark (UGG).

"Dengan masterplan, kami sudah siap mengabdi di Kebumen. Kami telah menyiapkan berbagai program. Mulai dari bidang arstitektur, bidang teknik industri, bidang desain dan bidang ekonomi. Insya Allah kami sudah siap," tegasnya. (K24/ARTA)

Post a Comment

0 Comments