SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Bangun Kebersamaan, SD Muhammadiyah Pejagoan Lomba Masak Nasi Goreng

Bangun Kebersamaan, SD Muhammadiyah Pejagoan Lomba Masak Nasi Goreng



KEBUMEN, Kebumen24.com- Pendidikan seyogyanya tidak hanya dibebankan kepada lembaga satuan pendidikan saja. Melainkan butuh perhatian serta peran penting orang tua dalam membawa putra-putrinya sukses mengenyam dunia pendidikan. Berangkat dari lomba masak nasi goreng, SD Muhammadiyah Pejagoan mengajak wali murid dan guru membangun kebersamaan dalam mendidik anak.

Kepala SD Muhammadiyah Pejagoan Ridwan Rochmadi menjelaskan, meski terlihat biasa saja. Namun ia menganggap kegiatan yang digelar kali pertama ini sarat penuh makna. Termasuk membawa pesan bahwa kesuksesan pendidikan tidak lahir dari sekolah melainkan butuh kerjasama dengan orang tua.

“Nasi goreng adalah masakan yang biasa, tapi hari ini harus meramu bersama anak untuk membangun harmonisasi dan bekerjasama didalam sekolah,” kata dia, Jumat, 13 April 2020.

Ridwan menambahkan, orangtua dan sekolah harus bekerjasama dalam proses pendidikan anak. Meski begitu, tanggung jawab terbesar dalam hal ini tetap berada di tangan orangtua. Sedangkan sekolah, memiliki kewajiban untuk membantu orangtua menjalankan perannya dalam pendidikan anak.

“Agar pendidikan menjadi tanggung jawab bersama sehingga nilai pendidikan dapat tercapai secara optimal,” imbuhnya.
 


Terlihat, para wali murid begitu antusias mengikuti lomba masak nasi goreng yang nantinya hasil lomba akan dimakan bersama. Peserta lomba dari perwakilan kelas ini menunjukan kreasi terbaik. Terlebih, para siswa turut memberikan teriakan semangat dari sudut lokasi lomba yang berada di halaman sekolah.

Salah satu wali murid Nani Nuraeni (43) menyambut baik kegiatan lomba masak nasi goring. Sebab selama ini komunikasi serta hubungan yang terjalin antara wali murid dengan sekolah hanya terjalin pada moment tertentu, seperti rapat dan pengambilan rapot.

“Kami selaku wali murid sangat mendukung. Dari sini kami bisa semakin akrab dan ada kedekatan antara orang tua, sekolah dengan anak,” terangnya.

 

Sementara, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pejagoan Imam Yudiantoro  menyampaikan, ia mengapresiasi upaya sekolah dalam mewujudkan pola pendidikan yang melibatkan orang tua didalam proses di dunia pendidikan. Menurutnya, kegiatan yang dikemas dalam lomba masak nasi goring ini dapat membangun karakter kebersamaan.

“Hari ini memberikan pembelajaran dan semangat dalam rangka mewujudkan pendidikan karakter juga. Membangun karakter itu tidak hanya di pasrahkan kepada sekolah tapi orang tua juga harus ikut andil,” paparnya.
 
Ia juga mengajak, pihak sekolah agar dapat kreatif mengembangkan pola pendidikan untuk memupuk karakter siswa melalui berbagai kegiatan.

“Bisa saja konsepnya baksos. Kita cetak dan tanamkan rasa kepedulian agar terekam peduli terhadap sesame,” pungkasnya. (K24/Hfd)

Post a Comment

0 Comments