SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Wujudkan Resolusi Pemasyarakatan Di Tahun 2020, Rutan Kebumen Mulai Berbenah

Wujudkan Resolusi Pemasyarakatan Di Tahun 2020, Rutan Kebumen Mulai Berbenah



KEBUMEN, Kebumen24.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan serta pelaksanaan tugas fungsi pemasyarakatan diTahun 2020. Kepala Rutan kelas II B Kebumen Soebiyakto, secara resmi melantik dua pejabat setruktural dan disertai dengan pembilan sumpah jabatan yang disaksikan oleh para petugas rutan dan Kerohaniawan.

Dalam acara yang digelar di Aula Rutan itu, pelantikan ditandai dengan penyematan jabatan dan penandatanganan surat tugas, kamis 27 Februari 2020. Dilantiknya dua pejabat eselon 5 itu diharapkan agar dapat menjalankan tugas sebaik baiknya dengan amanah.


Adapun dua pejabat yang dilantik yaitu Ahmad Baihaqi (Penata Tingkat 1 III D) sebagai kepala Subseksi pelayanan tahanan rumah tahanan kelas II B Kebumen. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Subseksi pelayanan tahanan rumah tahanan kelas II B banyumas. Selanjutnya Ahmad Sukatmo (Penata Muda tingkat 1 III B) yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana rumah tahanan kelas II B Kebumen, kini menjadi kepala kesatuan pengamanan rumah tahanan.

Kepala Rutan Kebumen menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Selain itu, pihaknya juga berharap mereka dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat. Terlebih ditahun 2020 Rutan Kebumen sendiri kini terus berbenah dalam rangka mewujudkan resolusi pemasyarakatan dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

‘’Resolusi Pemasyarakatan adalah sebuah bentuk awareness Pemasyarakatan terhadap perubahan tantangan kedepan yang dipengaruhi oleh arus globalisasi, pola komunikasi, atau bahkan terjangan era disrupsi,’’jelasnya.

Dalam Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020 tersebut, Sedikitnya memuat 15 Poin yang semuanya memiliki target besar serta memerlukan adanya dukungan semua pihak untuk menyukeskannya. Dari 15 poin tersebut Salah satunya Program pembangunan Zona Integritas dan juga akan berupaya menciptakan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

‘’Melalui Program pembangunan Zona Integritas dan keterbukaan informasi kepada masyarakat, kita harapkan dapat menghilangkan stigma negative masyarakat ’’ucap Kepala Rutan Kebumen Soebiyakto, saat menggelar media gathering.

 

Adapun resolusi pemasyarakatan tahun 2020 tersebut berisi 15 poin, di antaranya, berkomitmen mendorong 681 Satker Pemasyarakatan mendapatkan predikat WBK/WBBM, pemberian Hak Remisi kepada 288.530 narapidana, pemberian program integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), Cuti Bersyarat (CB) kepada 69.358 narapidana, pemberian program rehabilitasi medis dan sosial kepada 21.540 narapidana pengguna narkotika.

Lalu, pemberian Iayanan makanan siap saji pada UPT pemasyarakatan Tangerang dan Nusakambangan, pencegahan dan pengendalian penyakit menular di seluruh Lapas/ Rutan, peningkatan kualitas warga binaan pemasyarakatan (WBP) menjadi SDM unggul melalui pelatihan keterampilan bersertifikat kepada 35.860 narapidana, mewujudkan ketahanan pangan melalui penanaman tanaman pangan seluas 100 hektar.

Kemudian, mewujudkan zero overcrowding, mewujudkan penyelesaian overcrowding, meningkatkan PNBP sebesar 7 miliar rupiah, pembentukan kelompok masyarakat peduli pemasyarakatan pada tiap wilayah, menyelenggarakan sekolah mandiri bagi anak merdeka belajar pada 19 LPKA, mewujudkan revitalisasi pengelolaan basan dan baran pada 64 Rupbasan, dan terakhir Menghantarkan 48 narapidana teroris berikrar kesetiaan kepada NKRI.

‘’ Dari 15 Poin tersebut, setidaknya ada 13 poin yang akan kita terapkan diRutan Kebumen,’terangnya.


Soebiyakto mengatakan, para warga binaan di Rutan Kebumen akan terus didorong mengikuti pelatihan kemandirian. Adapun pelatihan yang akan diterapkan, yakni pertanian dan tata boga dan ketrampilan lainya.

Selain itu, pembekalan kerohanian, seperti pelatihan memamndikan jenazah, khutbah dan pembekalan keagamaan lainya, dengan harapan bekal tersebut dapat bermamfaat bagi para napi kelak ketika bebas. Dengan begitu mereka nantinya bisa berkontribusi dan kembali di terima ditengah tengah masyarakat.

‘’Kita akan berikan pembekalan kepada para warga binaan agar mereka kelak bisa kembali kejalan yang benar dan bisa di terima di tengah tengah masyarakat,’’imbuhnya.

Dijelaskannya, hingga hari ini Rutan Kebumen dihuni sebanyak 159 warga binaan. Jumlah tersebut melebihi kapastias yang seharusnya 113 orang. (K24/imam)

Post a Comment

0 Comments