SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Kasus Keracunan Di Desa Grenggeng Karanganyar Berkahir Kekeluargaan

Kasus Keracunan Di Desa Grenggeng Karanganyar Berkahir Kekeluargaan



KARANGANYAR, Kebumen24.com - Kasus Keracunan yang sempat menghebohkan warga kini telah berakhir damai secara kekeluargaan. Hal itu ditandai dengan pemenuhan tuntutan warga kepada  Candisari sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Pada hari ini, tepatnya tanggal 20 Februari 2020, total uang tunai sejumlah 45.513.000 rupiah telah di salurkan pemerintah Desa ke pada 88 warga yang menjadi korban. Dana tersebut merupakan pemebrian pihak Candisari sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada para korban.

Turut hadir dalam acara penyerahan kompensasi tersebut  Ketua RT, Ketua  RW , para Kadus, BPD , Babinkantibmas Desa Grenggeang, Eko Sasmito, dan Warisno selaku Babinsa Desa setempat.

Watini (43) warga dukuh Rayung RT 03 RW 01 dukuh Rayung yang merupakan salah seorang korban terdampak  mengatakan,  Dirinya sangat senang dan berterima kasih kepada pihak Pemerintah Desa Grenggeng  yang telah menjembatani  tuntutan  warganya kepada Pihak Candisari yang bertanggung jawab atas insiden keracunan masal tersebut.
 "Kami warga desa sangat berterima kasih sekali kepada Pak Kades Eri yang sudah mau membantu warganya menjembatani kepada pihak Candisari, sehingga kami bisa mendapat hak kami atau ganti rugi atas kejadian tersebut, ‘’kata Watini.
Sementara itu, Kepala Desa Grenggeng Eri Listiawan menjelaskan,  diberikanya dana kompensasi  dari Pihak Candisari kepada korban terdampak  merupakan sebagai bentuk ganti rugi lantaran para korban saat itu dapat bekerja dan mengalami kerugian baik materiil maupun imateriil.

"Pada hari Rabu kemarin kita telah menerima dana dari pihak Candisari sesuai tuntutan warga, maka hari ini langsung kami salurkan kepada warga terdampak", jelas Eri.
Selain itu, Eri juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Candisari yang telah memenuhi tuntutan warganya. Baik korban terdampak, pemerintah desa , dan pihak Candisari telah sepakat kasus ini dianggap selesai.  Eri berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga dan tidak terulang kembali.

 "Kami sangat berterima kasih kepada Candisari yang mana telah memenuhi semua tuntutan warga, dan hari ini Kamis 20 02 2020 kasus ini kami anggap selesai", ungkapnya.

Dengan berakhirnya kasus tersebut, maka bisa disimpulkan bahwa segala kejadian baik buruknya dimuka bumi ini pastu diluar rencana manusia. Itu semua terjadi pasti atas kehendak sang kuasa. Untuk itu, marilah kita ambil hikmah dari pelajaran berharga tersebut agar kita lebih dewasa setiap mengahadapi segala masalah ataupun cobaan dari sang pencipta.

Di tanggal cantik 20 02 2020 ini, semoga bisa menjadi momentum  yang baik antara pihak candisari dengan warga Desa Grenggeng untuk kembali menjalin rasa persauadaraan dan silaturahmi. Dimana pada tanggal 02 02 2020 lalu warga grenggeng menjadi korban keracunan masal usai menghadiri pesta pernikahan di Hotel Candisari. Marilah selalu berfikir bijak dalam mengahadapi setiap persoalan. (K24/ARTA)

Post a Comment

0 Comments