SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Tak Mampu Menampung Seluruh Pedagang, Komisi A DPRD Kebumen Dorong Penambahan Bangunan Pasar Kebekelan

Tak Mampu Menampung Seluruh Pedagang, Komisi A DPRD Kebumen Dorong Penambahan Bangunan Pasar Kebekelan



PREMBUN - Komisi A DPRD Kebumen mendorong Pemkab Kebumen segera merealisasikan kelanjutan pembangunan Pasar Kebekelan, Kecamatan Prembun. Sebab, pasar yang sebelumnya dibangun melalui dana APBN tugas perbantuan (TP) senilai Rp 6 miliar belum mampu menampung seluruh pedagang.

Menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD Kebumen Tatag Sajoko, saat ini bangunan pasar yang sudah ada hanya mampu menampung 198 pedagang. Sementara jumlah keseluruhan sebanyak 850 pedagang. Sehingga sisa 652 pedagang bisa ditampung pada bangunan berikutnya. Maka dibutuhkan kembali kelanjutan pembangunan pasar agar bangunan yang sudah ada tidak terlalu lama mangkrak serta menghindari kerugian pedagang dan konsumen.

"Komisi A mendorong agar segera direalisasikan secepatnya dalam tahun anggaran awal ini," kata Politisi PDI Perjuangan saat inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Kabekelan, Kamis, 27 Februari 2020.



Seperti diketahui, Pasar Kabekelan dibangun 2018 lalu, namun hingga kini belum ditempati. Sedangkan, kelanjutan pembangunan yang telah dianggarkan melalui APBD mencapai Rp 9 miliar pada tahun 2020 tak kunjung direalisasikan. Sidak yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Kebumen Khotimah itu juga diikuti sejumlah anggota, yaitu Agus Supriyanto, Sri Halimah, Hesti Nuraini, dan Krismawati.

Tatag yang berangkat dari daerah pemilihan (Dapil) VII (Prembun, Bonorowo, Padureso, Ambal, Mirit) menekankan, agar jangan sampai anggaran untuk meneruskan pembangunan pasar Kabekelan tidak berdaya guna.

"Jangan terlalu lama vakum seperti bangunan yang sudah ada, sebab tidak direncanakan dengan baik," tegasnya.

Ia meminta, kelanjutan pembangunan pasar Kabekelan yang kini dibiayai APBD agar sesuai fungsi dan spesifikasi yang ada. Lebih dari itu, ia juga menegaskan bahwa nilai anggaran yang telah direncanakan tidak meleset sesuai tender dan pelaksanan pembangunan.

Sementara, Kepala UPT 1 Pasar Prembun, Mulyadi saat menerima kunjungan Komisi A DPRD Kebumen menjelaskan, pedagang yang sudah terakomodir akan menempati pasar yang sudah dibangun. Sisanya sebanyak 652 pedagang menunggu pembangunan pasar yang direncanakan tahun ini.
 "Mereka antara lain pedagang ikan, pakaian, alat menangkap ikan, peralatan dapur dan pedagang pakaian. Adapun pedagang yang sudah tertampung yaitu buah, bumbu dan sebagian pedagang sayuran," sebutnya. (K24/Hfd) 

Post a Comment

0 Comments