SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Tak Kantongi Izin, Satpol PP Akan Hentikan Pembangunan Water Boom di Karanggayam

Tak Kantongi Izin, Satpol PP Akan Hentikan Pembangunan Water Boom di Karanggayam



KARANGGAYAM, Kebumen24.com- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebumen akan menindak tegas aktivitas pembangunan Waterboom di Kecamatan Karanggayam yang disinyalir belum mengantongi izin. Bahkan, jika pembangunan tetap diteruskan, sedangkan proses mendapatkan administrasi perijinan dihiraukan oleh sang investor, Satpol PP akan terpaksa menghentikannya.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Kebumen Suratno kepada awak media saat memimpin tim dari Satpol PP Kebumen melakukan inspeksi mendadak ke lokasi tersebut setelah mendapati aduan dari masyarakat setempat.

 "Kami cek ke lapangan, kalau belum izin nanti Satpol PP berwenang untuk memberhentikan sebelum ijin itu ditempuh," jelasnya, Senin 17 Februari 2020.

Dikatakan Suratno, langkah pertama yang akan dilakukan jajaranya yaitu dengan memberikan surat teguran pertama kepada pelaksana pembangunan. Surat teguran pertama tersebut diberikan setelah pihak pelaksana diketahui belum mengantongi izin.

 "Nanti ada surat peringatan atau teguran satu, dua,tiga. Selang waktunya selama 14 hari. Apabila belum dicukupi ini belum bisa berjalan, aturannya seperti itu," imbuhnya.



Menurutnya, secara regulasi, pelaksanaan pembangunan apapun tetap harus menunggu proses dokumen perizinan secara lengkap. Meskipun ada satu berkas yang sudah dimiliki, namun untuk pelaksanaannya tetap harus menunggu izin lainnya, agar tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku.
 “Administrasi harus dibereskan dulu baru dimulai. Kalau ini sudah dimulai kok administrasi belum nanti Satpol PP berwenang menindak,” paparnya.

Surat teguran, menurut pria yang akrab disapa Ratno tersebut, melarang segala aktivitas pembangunan di lokasi tersebut sampai keluar izin resmi. Ia pun meminta pekerjaan langsung dihentikan sampai menunggu dokumen izin dan kelengkapan lainnya.

 "Kalau seperti ini itu kan saya berhak turun untuk memastikan," jelasnya.

Sementara Camat Karanggayam Drajat Wibowi mengaku, sebelumnya Kepala Desa Karanggayam sempat menyampaikan perihal rencana pembangunan Waterboom. Meski demikian, dirinya tidak mengetahui sejauh mana pihak investor proses mendapatkan administrasi perijinan.

"Kades memang pernah bilang, tapi jujur saya belum tanya ijin, siapa orangnya saya juga belum ketemu. Waktu itu katanya ijin sedang diurus, saya tenang saja. Ternyata saya tahu malah seperti itu," ungkapnya.

Menurut informasi yang diperoleh, Area wisata Waterboom rencananya akan berdiri diatas lahan seluas sekitar satu hektar. Dikabarkan sebelumnya, pembangunan yang berada di wilayah RT 08 dan RT 02 RW 2 Desa Karanggayam itu juga sempat dikeluhkan masyarakat sekitar. Bahkan, masyarakat belum mengetahui kejelasan pembangunan Waterboom sebab minimnya sosialisasi dari investor. (K24/Hfd)

Post a Comment

0 Comments