SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Pemilihan Ketua PGRI Kebumen Libatkan Hingga Tingkat Ranting

Pemilihan Ketua PGRI Kebumen Libatkan Hingga Tingkat Ranting



KEBUMEN, Kebumen24.com- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kebumen menggelar Konferensi Kabupaten Kebumen PGRI Kebumen Masa Bakti XXII. Kegiatan yang bertempat di Gedung PGRI Kebumen Jalan Kaswari 32 Kebumen itu sekaligus diisi agenda pemilihan Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris beserta pengurus PGRI lain periode 2020-2025.

Konferensi Kabupaten merupakan forum organisasi tertinggi di tingkat Kabupaten yang membahas tentang laporan selama satu masa bakti dan menetapkan program serta pemilihan pengurus untuk masa bakti masa akan datang. AD dan ART PGRI menetapkan Konferensi kabupaten dilaksanakan setiap lima tahun sekali dan diselenggarakan selambatnya enam bulan setelah konferensi tingkat Provinsi.

Ketua Konferensi Kabupaten PGRI Kebumen Eko Sajarwo menyampaikan, mengenai mekanisme pemilihan pucuk pimpinan di tubuh PGRI Kebumen ini nantinya yang berhak memilih merupakan perwakilan dari PGRI Cabang yang berada di setiap Kecamatan serta pengurus ranting PGRI.

“Konferensi ini sederhananya untuk memilih pengurus baru. Jadi setiap pengurus mengirimkan calon pengurus maksimal 21 orang. Pemilihnya juga dari cabang dan ranting,” paparnya, Minggu 16 Februari 2020.

PGRI memiliki 26 cabang dan dua cabang khusus dari Dinas Pendidikan Kebumen serta Kementerian Agama Kebumen, sedangkan ranting berjumlah ratusan. Ranting tersebut merupakan kumpulan dari sekolah yang berada di satu wilayah atau dinamakan gugus. Saat ini, telah muncul bursa nama kandidat bakal calon terkuat untuk mengisi kursi ketua berikut wakil dan sekretaris. Dalam prosesi pemilihan, akan tiga surat suara yang akan digunakan, pertama untuk memilih ketua, surat suara kedua untuk memilih wakil ketua yang terdiri dari dua orang pengurus sedangkan surat suara ketiga untuk memillih sekretaris.

Ia menyebutkan, jumlah suara pada pemilihan pengurus PGRI periode 2020-2025 sebanyak 952 suara. Jumlah tersebut adalah dari jumlah ranting 241 suara dan jumlah cabang 28 suara. Setiap cabang akan mendapatkan hak lima suara, sementara setiap ranting satu suara ditambah akumulasi jumlah anggota yang diakumulasikan sebanyak 20 anggota.

 “Setiap 20 anggota di ranting dapat suara satu ditambah mendapatkan satu suara satu khusus untuk ranting. Mereka akan memilih masing-masing ketua, wakil ketua dua orang dan sekretaris,” jelasnya.

Eko menjelaskan, terdapat sedikit perubahan dalam AD dan ART pada pemilihan pengurus PGRI Kebumen kali ini, jika sebelumnya syarat wajib menjadi pengurus harus berlatar belakang pengurus PGRI baik tingkat ranting maupun cabang. Sementara, saat ini struktur pengurus boleh diisi dari perangkat organisasi meskipun belum pernah menjabat sebagai pengurus di jajaran PGRI.
 “Jadi yang belum menjadi pengurus pun kalau dia disini jadi penasehat misalnya itu boleh, atau dewan pakar itu boleh,” terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kebumen Moh Amirudin yang mewakili Bupat Kebumen menyampaikan, pemilihan para pengurus baru merupakan moment penting bagi kiprah PGRI masa berikutnya. Maka dibutuhkan pemimpin yang mewadaih guru ini adalah sosok yang berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan di Kebumen.
 “PGRI harus mengambil peran di sektor pendidikan. Tantangan kedepan lebih besar dalam mengembangkan SDM, tentunya dibutuhkan guru yang profesional dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru harus menambah pengembangan kompetensi serta menerapkan metodologi pembelajaran dengan memanfaatkan bidang teknologi,” jelasnya. (K24/Hfd)

Post a Comment

0 Comments