SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Pasca Jalani Karantina di Natuna, Mahasiswa Asal Kebumen Dalam Keadaan Sehat

Pasca Jalani Karantina di Natuna, Mahasiswa Asal Kebumen Dalam Keadaan Sehat


 

KEBUMEN, Kebumen24.com- Mahasiswa asal Kebumen Yessy Liana Putri (20) akhirnya bernafas lega dapat berkumpul kembali bersama keluarga dan kerabat dekatnya.  Ia dipastikan sehat dan tidak terpapar virus corona oleh Kementerian Kesehatan setelah menjalani masa observasi di Hangar Lanud Raden Sadjad Kabupaten Natuna selama 14 hari.

Sebuah perjalanan bertaruh nyawa yang cukup melelahkan, bahkan mungkin tak akan terlupakan oleh wanita yang sering disapa Yessi. Diceritakan olehnya, saat berada di Kota Wuhan, China, ia yang merupakan warga RT 06 RW 05 Kelurahan Kebumen bersama rekan sejawatnya sempat tertahan di dalam asrama dimana ia sedang mengampu study di Geosciende University Wuhan usai pemerintah setempat memberlakukan isolasi guna menekan jumlah warga yang terjangkit virus mematikan itu.

Semakin hari, Kota Wuhan berubah menjadi begitu mencekam. Roda pemerintahan maupun perekonomian pun ikut lumpuh. Seiring banyak korban yang terus berjatuhan, Yessi memilih untuk tetap tinggal dalam asrama walaupun dengan keterbatasan stok bahan makanan yang dimiliki. Melihat kondisi penyebaran virus yang begitu massif dengan model melalui udara bahkan dari manusia ke manusia. Yessi membatasi aktivitas diluar ruangan hingga akhirnya pemerintah Indonesia memutuskan untuk dievakuasi.

“Ada himbauan untuk tidak beraktifitas diluar. Itu dimulai akhir Januari, kita pun diwajibkan cek suhu tubuh untuk pendeteksi dini,” jelasnya,Selasa 18 Februari 2020.

Perjalanan udara melewati beberapa Negara dari Kota Wuhan menghantarkan Yessi bersama ratusan WNI lain mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Lantas, ia sempat menjalani tes kesehatan termasuk dilakukan penyemprotan disinfektan sebelum akhirnya berangkat menuju tempat karantina menggunakan pesawat milik TNI.
  “Begitu sampai kasih kabar ke orang tua biar tidak khawatir, sempat pinjem Hp salah satu TNI disana karena nomornya kan belum bisa di pakai di Indonesia,” ucapnya.

Selama di Natuna, rutinitas yessi selalu melakukan aktivitas olahraga setiap pagi agar menjaga kebugaran tubuh. Asupan nutrisi pun tercukupi dengan makanan bergizi yang telah disediakan tiga kali setiap harinya. Masing-masing WNI juga diberi kebebasan melakukan kegiatan yang positif sesuai minat dan keinginanya mulai membaca, belajar hingga bermain game.
  “Jadi kita disana bisa saling kenal satu sama lain,” imbuhnya.

Meski demikian, pantauan kesehatan tak luput dari petugas. Pemeriksaan dilakukan sebanyak dua kali sehari terutama mengenai suhu tubuh untuk memastikan kondisi dalam keadaan sehat. Proses panjang mulai dari evakuasi hingga observasi sungguh baginya begitu berarti. Ia bersyukur selama menjalani rentetan itu hingga kepulangannya ke tanah air telah dibantu pemerintah. Terlebih, dalam hal pelayanan dirasa sangat baik.

“Teman saya dari Jawa Tengah ada 10 orang. Mulai dari awal hingga sampai rumah itu dilakukan secara baik. Malah diantar langsung petugas dari Provinsi,” jelas Yessi.

Raut wajah sumringah tampak terpancar dari orang tua Yessi, Lestari Wijjaya (44) ketika melihat anaknya telah berkumpul kembali bersama keluarga. Dikatakan, selama masa observasi hingga perjalan pulang menuju rumah dirinya intens melakukan komunikasi melalui video call guna melepas rindu serta menanyakan kondisi kesehatan.

“Selama Yessi disana kami sering tukar kabar dengan video call atau telpon. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan, bahwa Yessi itu benar-benar dalam keadaan sehat setelah menjalani beberapa screening dan dibuktikan dengan semacam sertifikat dari pemerintah,” bebernya.

Mengenai perkuliahan Yessi, ia menyerahkan seluruhnya kepada pihak universitas langkah yang akan ditempuh kedepan. Melihat kondisi saat ini, China khususnnya Kota Wuhan belum dinyataakan aman untuk kesehatan.
 “Kuliahnya via online, pokoknya saya menyerahkan dan percaya sepenuhnya kepada pemerintah maupun pihak kampus,” tutupnya. (K24/Hfd

Post a Comment

0 Comments