SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Mulai Sekarang, Ojek Online Boleh Masuk Terminal Dan Stasiun

Mulai Sekarang, Ojek Online Boleh Masuk Terminal Dan Stasiun



KEBUMEN, Kebumen24.com - Keberadaan ojek online (ojol) di Kabupaten Kebumen tentu banyak memberikan mamfaat bagi sebagian banyak masyarakat khsusnya yang tinggal di perkotaan. Bahkan tak jarang sejak adanya ojol, masyarakat banyak yang memilih menggunakan jasanya, baik untuk mengantarkan ke tujuan maupun keperluan antar jemput lainya.

Meski begitu, selain jasa ojol, ojek pangkalan di Kebumen juga tak sedikit yang masih beroprasi. Namun, tak jarang pula dari sebagian para ojek pangkalan kini mulai beralih ke ojek online karena lebih diminati masyarkat.

Seiring berjalnya waktu, Gesekan dan kesalahpahaman pun terkadang kerap terjadi antara kedua belah pihak. Untuk itu perlu adanya komunikasi mencari mufakat keduanya agar tidak lagi terjadi kesalahpahaman yang berujung pada tindak kekerasan.

Seperti pada acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Satbimas Polres Kebumen di Aula Terminal Kebumen, baru-baru ini. Dalam kesempatan tersebut banyak membahas terkait solusi permasalahan yang sering kerap terjadi saat keduanya tengah mencari penumpang.

Alhasil, Dalam diskusi yang dihadiri sekitar 70-an tukang ojek konvensional dari perwakilan pangkalan dan ojek online di wilayah Kebumen itu, lahir kesepakatan antara ojol dan opang. Kesepatan tersebut yaitu, bagi para Ojek online boleh mengantar penumpang hingga masuk ke terminal Kebumen. Akan tetapi ojol tidak diperbolehkan menaikkan penumpang dari terminal.


Adapun penjemputan hanya boleh dilakukan di luar kompleks terminal sesuai titik yang disepakati. Selnjtunya Ojek online boleh mengantar penumpang ke Stasiun KA Kebumen. Sedangkan penjemputan penumpang hanya boleh dilakukan di Jalan Pemuda. Ojol juga dilarang mangkal di Stasiun KA.
Kesepakatan ojek online tersebut untuk menghormati para tukang ojek pangkalan. Namun ojek online juga meminta untuk dihormati oleh ojek pangkalan, terlebih saat melakukan penjemputan penumpang sesuai kesepakatan dan dibuatkan surat pernyataan.

Kasat Binmas Polres Kebumen AKP Yusuf mengatakan, kegiatan itu sekaligus progam kepolisian agar saat arus mudik perayaan Lebaran tidak terjadi konflik dan kesalahpahaman keduanya.

“Dari hasil diskusi ini Kami buatkan Surat Keputusan Bersama (SKB) untuk mengikat satu sama lainnya. Jika melanggar, nanti akan ditindak sesui hukum yang berlaku,” terang AKP Yusuf. (k24/thr)

Post a Comment

0 Comments