SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Keracunan Massal di Grenggeng Berakhir Secara Kekeluargaan

Keracunan Massal di Grenggeng Berakhir Secara Kekeluargaan



KARANGANYAR, Kebumen24.com- Akhir cerita atas insiden keracunan massal yang menimpa puluhan warga Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar berujung pada penyelesaian secara kekeluargaaan. Kedua belah pihak antara Pemerintah Desa Grenggeng dan Candisari Hotel dan Resto sepakat bahwa permasalahan ini merupakan suatu musibah tanpa ada unsur kesengajaan.

Sebelumnya, Pemdes Grenggeng meminta pertanggungjawaban berupa ganti rugi tanggungan biaya pengobatan bagi warga yang dirawat di pelayanan kesehatan swasta serta ganti rugi akumulasi pendapatan warga akibat tidak bekerja karena keracunan. Sementara Candisari Hotel dan Resto selaku penyedia jasa makanan pada waktu resepsi pernikahan salah satu warga telah memenuhi permintaan tersebut.

“Apa yang dikehendaki dari warga yang terdampak kita penuhi. Kita tidak mengurangi dan sama-sama juga legowo. Sudah clear selesai dengan baik dan berkahir secara kekeluargaan,” kata Winardi, Manager Marketing Candisari Group, saat ditemui Rabu, 19 Februari 2020.

Ganti rugi itu diserahkan secara langsung oleh pihak Candisari Hotel dan Resto melalui General Manager Candisari Group Pangestu Edikaryanto kepada Kepala Desa Grenggeng Eri Lestiawan didampingi Sekretaris Desa Grenggeng Sugeng Purwanto di Hotel Candisari pada Senin 17 Februari 2020.

Dengan disaksikan salah satu advokat Teguh Purnomo selaku mediator, Kedua belah pihak menyatakan permasalahan itu telah selesai dengan ditandai penandatangan berita acara perdamaian.
 “Dari awal kita memang telah komitmen untuk bertanggung jawab,” terang Winardi.

Ditegaskan Winardi kembali, keracunan itu tidak ada unsur kesengajaan dari pihak Candisari Hotel dan Resto sebab proses sebelumnya telah menjalani sesuai standar operasional prosedur (SOP). Bahkan sebelum disajikan, kata dia, kepala produksi dan pemilik telah mekonsumsi terlebih dulu.

“Quality controlnya itu pertama koki, kepala produksi kemudian dihantarkan kerumah pemilik, disana langsung dicicipi kemudian setelah itu disajikan kepada tamu,” tuturnya.

Lebih lanjut, pihak Candisari Hotel dan Resto sangat terkejut begitu mendengar perihal keracunan yang menimpa 90 lebih warga Desa Grenggeng. Dikatakan Winardi, peristiwa ini merupakan kali pertama yang menimpa sejak berdirinya Candisari Hotel dan Resto. Kedepan, pihaknya akan lebih selektif guna mencegah kejadian serupa.

“Tetap kita akan selektif lagi khususnya bahan baku makanan, kita juga sudah punya standar pelayanan,” tutupnya. (K24/Hfd)

Post a Comment

0 Comments