SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI KEBUMEN24.COM - BERITA KEBUMEN TERKINI Agus Sunaryo Resmi Terpilih Menjadi Ketua Ketua PGRI Kebumen yang Baru

Agus Sunaryo Resmi Terpilih Menjadi Ketua Ketua PGRI Kebumen yang Baru



KEBUMEN, Kebumen24.com- Agus Sunaryo berhasil menumbangkan rivalnya Eko Sajarwo pada pemilihan Ketua Umum PGRI Kebumen periode 2020-2025. Konferensi Kabupaten Kebumen PGRI Kebumen Masa Bakti XXII yang digelar di Gedung PGRI Kebumen Jalan Kaswari 32 Kebumen diikuti seluruh pengurus baik tingkat cabang hingga ranting seluruh Kebumen serta Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah.

Agus Sunaryo berhasil unggul dengan perolehan 474 suara, sementara Eko Sujarwo mendapat dukungan suara 466. Dari 940 total pemilik hak suara, hasil ini memastikan Agus Sunaryo resmi melaju menjadi nahkoda organisasi yang menaungi seluruh guru yang ada di Kebumen. Adapun untuk posisi Wakil Ketua 1 diraih oleh Kadar dengan perolehan suara sebanyak 531, Wakil Ketua 2 Bambang Widadi 443 suara, sedangkan Sekretaris Wisman dengan hasil 505 suara.

Adapun tema yaitu 'Peran Strategis Guru Dalam Mewujudkan Daya Manusia Indonesia Unggul'.

Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah Dr Muhdi menyampaikan, semangat perjuangan peran guru didunia pendidikan seyogyanya tidak terlepas dari tujuan tema yang ditentukan dalam Konferensi tersebut. Sosok guru menurutnya harus berlatih tidak hanya mengedepankan sisi akademik saja melainkan juga dituntut dapat mengembangkan sisi kognitif.

 "Bukan hanya sekedar sebagai profesi yang terkesan membatasi atau mengunci kreatifitas anak tapi bisa mengembangkan potensi itu," jelasnya, Minggu 16 Februari 2020.

Dihadapan perwakilan guru se Kabupaten Kebumen, Ia berpesan kepada pengurus PGRI yang baru, dapat menjadi penggerak dibawah naungan bendera PGRI.

"Saya berharap fokus betul dibawah PGRI. Tentunya kedepan bisa lebih baik, agar semua dilaksanakan secara demokratis sesuai AD ART," sambung Muhdi.

Terpilihnya Ketua PGRI baru, mengundang secercah harapan bagi dunia pendidikan di Kebumen. Seperti yang diungkapkan salah satu guru di SMK Negeri 1 Alian Bekti Pertiwi, kepengurusan baru PGRI Kebumen nantinya diminta untuk lebih memperhatikan nasib kesejahteraan guru tidak tetap (GTT) yang selama ini dinilai masih terganjal oleh sejumlah kendala.

"Bisa membawa PGRI Kebumen lebih bagus dari sebelumnya. Seperti pemenuhan guru di sekolah karena sering berubah kebijakan dari pemerintah, khususnya bagi temen-temen GTT," terangnya.

Salah satu cara yang dapat dilakukan, kata Bekti, melalui bahan masukan dan pendampingan regulasi yang menjadi kewenangan pemerintah baik pusat, provinsi maupun kabupaten terkait yang mengatur kesejahteraan guru.

"Upaya yang bisa dilakukan mencari jalan tengah. Mungkin di SMK karena ditangani Provinsi sudah semakin bagus. Kalau pendidikan dasar belum begitu diperhatikan. Sekarang tidak boleh ngangkat GTT, sedangkan kesejahteraan belum begitu diperhatikan," ujarnya. (K24/Hfd)

Post a Comment

0 Comments